PABRIK FABRIKASI BAJA MAJALENGKA MENERIMA KUNJUNGAN PT PELINDO II

WIKA IKON

Majalengka – Pabrik Fabrikasi Baja Majalengka menerima kunjungan PT Pelindo II dan Anak Perusahaannya yaitu PT Jasa Peralatan Pelabuhan Indonesia (JPPI) (11/09). Dihadiri oleh Direktur Teknik PT Pelindo II Zuhri Iryansyah, VP Peralatan Irwan S, DVP Alat Bongkar Muat Arif.M, Direktur Utama PT JPPI Bunyamin Sukur dan Direktur Eksekutif PT JPPI Herry Purwono. Kunjungan ini disambut oleh Direktur Operasi I PT WIKA Hananto Aji, Direktur Utama PT WIKA IKON Koko Cahyo Kuncoro, Direktur Operasi Hermawan Dhewayanto, Direktur Peralatan Eka Santoso serta Tim Manajemen dan Tim Pabrik Fabrikasi Baja Majalengka.

Acara dimulai dengan Safety Induction dan dilanjutkan dengan paparan terkait Profil Pabrik dan Bisnis WIKA IKON serta Factory Visit. Zuhri Iryansyah menjelaskan bahwa tujuan kunjungan ke Pabrik Fabrikasi Baja Majalengka milik WIKA IKON ini adalah dalam rangka penjajakan kerjasama terkait produksi peralatan bongkar muat di pelabuhan-pelabuhan milik PT Pelindo II.”Kami ingin berkolaborasi dengan perusahaan dalam negeri utamanya BUMN untuk memproduksi alat-alat berat di pelabuhan kami, sehingga sinergi antar BUMN dapat terjalin dengan baik.”jelas Zuhri.

Direktur Utama JPPI menjelaskan bahwa fasilitas di Pabrik Fabrikasi Baja Majalengka cukup baik untuk memproduksi kebutuhan peralatan pelabuhan yang dikelola PT JPPI. Harapannya setelah ini kerjasama antar anak perusahaan BUMN ini dapat ditindaklanjuti dengan dibuatkan MOU, tutup Bunyamin.

Pabrik Fabrikasi Baja Majalengka adalah salah satu pabrik milik PT WIKA IKON yang memiliki luas 29,5 ha dengan kapasitas produksi mencapai 75.000 ton/tahun. Pabrik ini ditargetkan akan memulai produksi perdana pada akhir semester 2 tahun 2020.

SITE VISIT QSHE WIKA PABRIK FABRIKASI BAJA MAJALENGKA

WIKA IKON

Bogor – Tim QSHE PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) melaksanakan Site Visit QSHE ke Pabrik Fabrikasi Baja Majalengka (03/09). Site Visit ini merupakan bentuk dukungan dari WIKA terhadap pembangunan Pabrik Fabrikasi Baja baru milik WIKA IKON di Majalengka.

Site Visit QSHE dipimpin oleh Direktur QSHE WIKA Bapak Rudy Hartono yang juga merupakan Komisaris Utama WIKA IKON dan Direktur Human Capital WIKA Bapak Murysid dan diikuti oleh Tim Manajemen QSHE WIKA. Acara diawali dengan pemaparan terkait Safety Induction Pabrik oleh QHSE Pabrik dan pemaparan terkait profil Pabrik Fabrikasi Baja Majalengka oleh Manajer Pabrik Bapak Achsin Sulfahoni, dilanjutkan dengan Site Visit untuk meninjau implementasi QSHE di Pabrik Fabrikasi Baja Majalengka dalam rangka persiapan beroperasinya pabrik baru milik WIKA IKON ini. Acara ditutup dengan pengisian lembar inspirasi.

“Manajemen Pabrik dirasa perlu untuk terus meningkatkan penerapan K3 di seluruh area kerja dan lingkungan pabrik. Seluruh perizinan juga harus segera diselesaikan untuk kemudahan saat pabrik sudah mulai berproduksi,” ujar Rudy.

Pabrik Fabrikasi Baja Majalengka adalah Pabrik baru milik WIKA IKON dan memiliki kapasitas mencapai 75.000 ton/tahun. Pabrik ini mengukuhkan peran WIKA IKON dalam industri baja nasional, Pabrik yang dilengkapi dengan mesin robotic dan semi automatic ini akan menghasilkan produk baja bermutu tinggi dan berkualitas.

KUNJUNGAN KERJA DEWAN KOMISARIS KE PABRIK BOGOR WIKA IKON

WIKA IKON

Jajaran Dewan Komisaris melakukan plan tour ke Pabrik PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi (WIKA IKON) di Kawasan Industri WIKA (11/08). Para anggota Dewan Komisaris yang terlibat dalam kegiatan ini adalah Eddy Kristanto, Akhmadi Tricahyono, R.Permadi Mulajaya, Dini Yulianti dan Sulistyo selaku Komite Audit serta Rini Astuti selaku Sekretaris Komisaris. Kunjungan ini didampingi oleh Sekretaris Perusahaan Purwanto Agustiono dan Manajer Pabrik Plastic, Pressing & Casting (PPC) Rudy Heryadi serta Direksi dari PT Wijaya Karya Industri Manufaktur (WIMA) M.Samyarto dan Trihari Agus Riyanto.

Kunjungan Dewan Komisaris ini dimaksudkan untuk memperkenalkan Pabrik yang dimiliki oleh WIKA IKON kepada dua anggota dewan komisaris yang baru bergabung, yaitu R.Permadi Mulajaya dan Dini Yulianti. Pengenalan perusahaan ini merupakan salah satu prosedur yang harus dilalui setiap Direksi atau Komisaris yang baru dalam Good Corporate Governance (GCG). Dengan adanya pengenalan perusahaan ini, para anggota yang baru bergabung dapat mengetahui secara langsung kapasitas produksi yang dimiliki oleh WIKA IKON sehingga  dalam melakukan tugas pengawasannya kepada kemampuan direksi dan perusahaan, dapat mempunyai data dan informasi yang cukup sebagai pegangan agar kinerja perusahaan dapat terjaga dengan baik di level maksimal.

Kunjungan diawali dengan paparan dari Manajer Pabrik PPC dan Direktur WIMA dilanjutkan dengan plan tour ke Pabrik Assembly Motor Listrik GESITS dan Pabrik PPC. Dalam kunjungan ini Dewan Komisaris sangat antusias dengan diversifikasi bisnis yang dimiliki oleh WIKA IKON mulai dari industri baja, alat berat hingga industri manufaktur dan otomotif. Dengan diversifikasi bisnis ini Dewan Komisaris berharap WIKA IKON akan menjadi lebih maju dan berkembang untuk kesejahteraan karyawan dan masyarakat sekitar pabrik, dengan semangat Bersama Kita Bisa!!.

 

CANGGIH, SPACE FRAME INDAH DI BANDARA HASANUDDIN MAKASSAR DIBUAT WIKA IKON

WIKA IKON

Ikut mendukung pembangunan infrastruktur di Timur Indonesia, PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi (WIKA IKON) berkontribusi dalam pembangunan pengembangan perluasan Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar. Dalam proyek pengembangan ini, terminal yang sudah ada tersebut akan diperluas menjadi 144.480 meter persegi dari luas saat ini yang hanya 51.815 meter persegi. Dengan begitu, kapasitas penumpang juga akan meningkat menjadi 15,5 juta penumpang per tahun, dari kapasitas saat ini yang hanya 7 juta penumpang per tahun.

WIKA IKON dipercaya untuk mengerjakan rangka atap baja space frame Terminal Utama & Terminal Sisi Selatan dengan luas terminal utama adalah 30.677 m2 dan terminal selatan adalah 17.802 m2. Space frame yang diproduksi WIKA IKON memiki keunggulan tersendiri diantaranya memiliki bentang besar diantara kolom,  memberikan geometric lengkung yang bebas (free-form) sehingga dapat dibentuk kubah setengah bola, kubah elips, kubah parabola, maupun torus. Space frame ini juga memiliki bobot yang ringan serta estesis (lebih indah).

Metode erection yang digunakan adalah Block System & Spider System yaitu menggunakan alat angkat Tower Crane dengan JIB 60 M dan 70 M dan Crane dengan kapasitas 80 ton yang diangkat menggunakan spider atau block system dimana menyesuaikan dengan jarak dan beban angkat space frame tersebut.

Bandara yang ditargetkan selesai pada tahun 2020 ini akan menjadi hub (penghubung0 wilayah Indonesia Timur. Dengan desain bandara yang unik yaitu berbentuk kupu-kupu akan menarik minat para wisatawan untuk berkunjung ke kawasan Indonesia Timur sehingga diharapkan dengan perluasan Bandara Sultan Hasanuddin ini dapat meningkatkan pariwisata maupun perekonomian di Timur Indonesia.

KUNJUNGAN DUTA BESAR REPUBLIK BELARUS UNTUK REPUBLIK INDONESIA & ASEAN

WIKA IKON

Bogor- Sejalan dengan semangat pemerintah untuk mengejar ketertinggalan nilai Produk Domestik Bruto (PDB) RI pada tahun berjalan, penerapan strategi Foreign Trade Scheme melalui Kementerian Luar Negeri (KEMENLU) merupakan salah satu langkah konkrit yang dilakukan oleh Pemerintah dalam mendongkrak 2 dari 4 komponen utama dari PDB yaitu Investasi dan Ekspor Bersih (Total ekspor yang dikurangi Total Impor), KEMENLU mengajak delegasi Republik Belarus meninjau Proses Produksi Motor Listrik GESITS ke Pabrik Assembly Motor Listrik GESITS di Kawasan Industri WIKA, Bogor (13/02).

Turut hadir dalam kunjungan ini Duta Besar Republik Belarus H.E.Valery Kolesnik dan Konselor Perdagangan & Ekonomi Republik Belarus Aliaksei Lachymau didampingi oleh Direktur Eropa III Ditjen Amerika & Eropa KEMENLU Adrian Wicaksono, Kasubdit III Gunadi Adisasmita dan Sekretaris Kedua Agnes Okvanni yang disambut langsung oleh Direktur II WIKA IKON Moch.Cholis Prihanto, Direktur Keuangan WIMA Tri Hari Agus Riyanto, Direktur Utama WINNER Andi Nugraha dan Manajer Divisi Produksi WIKA IKON Windya Darmawan beserta jajarannya.

Proses Produksi Motor Listrik GESITS ini dipandang salah satu Pionir Electric Vehicle di Indonesia, dengan harapan terjadi Sinergi antara produsen Electric Vehicle di Republik Belarus melalui rencana Business Forum Belarusia di Jakarta tanggal 31 Maret 2020 bisa menjadi salah satu wadah dalam pelaksanaan dan penerapannya.

Kunjungan diawali dengan meninjau langsung proses produksi di Pabrik PPC meliputi plastik, pressing serta proses pengelasan chassis motor GESITS dengan Robotic Welding Machine. Dipenghujung kunjungan delegasi diajak untuk meninjau proses Assembly dan melakukan Test Drive Motor Listrik GESITS.

“Apresiasi pencapaian hasil kerja nyata Anak Bangsa (Motor Listrik GESITS) ini akan menjadi salah satu bahan pembahasan lanjut KEMENLU dalam mempromosikan produk-produk Indonesia dikancah dunia,” tutup Adrian.

RAYAKAN HUT KE-60, WIKA MENGAJAR 2020 HADIR DIHADAPAN SMKN 1 PALASAH, MAJALENGKA

WIKA IKON

Majalengka, 13 Februari 2020-PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA) menyelenggarakan program WIKA Mengajar sebagai serangkaian program CSR guna menyambut ulang tahun Perseroan yang ke-60, dengan tema “Pendidikan Untuk Anak Bangsa, di 60 Wilayah Proyek/Pabrik WIKA se-Indonesia, yang berlangsung dari 3-29 Februari 2020, sekaligus mendistribusikan fasilitas penunjangnya melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), sebagai wujud komitmen kepedulian dan perhatian terhadap pendidikan Indonesia. Program WIKA Mengajar hadir guna mempersiapkan kader-kader bangsa, anak-anak muda Indonesia dalam menciptakan karakter intelektual dan perubahan positif pola berfikir dan belajar selaras dengan perkembangan teknologi.

Tujuan dari kegiatan ini adalah agar WIKA dapat menginspirasi para siswa/siswi Sekolah Menengah Umum (SMU) melalui berbagai cerita tentang profesinya, serta menanamkan nilai kebaikan, kerja keras dan tekad yang kuat dalam membangun negeri melalui perannya sebagai generasi muda. Selain itu, melalui salah satu Pilar CSR, yakni WIKA Pintar, WIKA akan memberikan bantuan fasilitas belajar mengajar kepada sekolah atau lembaga pendidikan tempat di mana kegiatan “WIKA Mengajar Tahun 2020” ini berlangsung.

Antusiasme seluruh sivitas sekolah, terutama para siswa, terlukis melalui semangat mereka atas sambangan dari PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi (WIKA IKON) ini. Direktur Keuangan dan Human Capital Sigit Budi Santoso menjelaskan bahwa kegiatan ini dinilai sangat bermanfaat untuk membangun pendidikan  berkualitas  bagi pribadi, karakter, dan mental para generasi muda, sehingga tumbuh kesiapan dan kepercayaan diri menghadapi tantangan global yang semakin berat di masa datang.

WIKA percaya bahwa output pendidikan akan menjadi sangat baik bilamana proses yang dilalui juga berjalan sebagaimana mestinya dengan dukungan dan partisipasi dari banyak pihak, termasuk siswa/siswi SMU yang sudah harus menentukan masa depan dengan memilih pendidikan yang lebih tinggi lagi.

WIKA GROUP GELAR AKSI DONOR DARAH

WIKA IKON

Jakarta-05 Februari 2020, Entitas Anak Perusahaan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) yang terdiri dari PT Wijaya Karya Bangunan Gedung (WEGE), PT Wijaya Karya Beton (WIKA BETON) dan PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi (WIKA IKON) menggelar kegiatan donor darah bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) bertempat di Gedung Wika Tower 1 Lantai 11. Acara ini merupakan bagian dari kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) Perusahaan yang rutin diselenggarakan setiap tiga bulan sekali.

Disela kegiatan donor darah juga diselenggarakan penyuluhan mengenai virus corona serta pencegahannya yang disampaikan langsung oleh dr.Poundra Agusta, Sp.Ok.

Kegiatan ini diikuti oleh kurang lebih dua ratus orang yang terdiri dari para pegawai Unit Kerja, Unit Bisnis dan Anak Perusahaan dan masyarakat sekitar lingkungan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, dengan mengusung tema “Everyone Could Be A Hero” kegiatan ini sangat memberikan manfaat yang positif untuk kesehatan pendonor dan juga membantu PMI dalam menyalurkan darah bagi masyarakat yang membutuhkan.

PENANDATANGANAN KONTRAK MANAJEMEN 2020, WIKA IKON CIPTAKAN SEMANGAT BARU

WIKA IKON

Mengawali awal tahun 2020, PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi (WIKA IKON) mengadakan acara Penandatangan Kontrak Manajemen Tahun 2020 (28/01). Acara dihadiri oleh Dewan Komisaris, Direksi, dan seluruh tim manajemen pusat, pabrik maupun proyek.

Acara dimulai dengan arahan dari Komisaris Utama Agung Budi Waskito yang memberikan semangat untuk optimis dalam menghadapi tahun 2020, dengan kemampuan yang dimiliki oleh WIKA IKON baik dari kompetensi karyawan maupun fasilitas pabrik sangat mampu untuk menjadi lebih maju, karena WIKA IKON adalah satu-satunya anak perusahaan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk yang memiliki pabrik otomotif maupun pabrik baja dengan kapasitas yang sangat besar di Indonesia.

“Seharusnya ini adalah modal yang sangat bagus untuk perusahaan dalam meningkatkan performa yang makin baik kedepannya, ujar Agung”.

Acara ini dilanjutkan dengan penandatanganan kontrak manajemen tahun 2020 oleh Direksi dan Tim Manajemen dilengkapi dengan penayangan target dari masing-masing Biro, Divisi dan Pabrik serta Penganugerahan SHE Awards dengan 2 (dua) kategori yaitu Best Unit dan Best Employee, untuk Best Unit dimenangkan oleh Proyek Aksebilitas Darat Fly Over & Tapper Terminal Teluk Lamong dan Best Employee dimenangkan oleh Sapto Gunawan dari Biro Human Capital.

Acara Penganugerahan SHE Awards ini bertepatan dengan Bulan K3 Nasional dan merupakan bukti komitmen dan implementasi WIKA IKON terkait K3L dari setiap PPU dan Karyawan WIKA IKON

 

PELANTIKAN PEJABAT, WIKA IKON TINGKATKAN PRODUKTIVITAS DAN PERFORMA PERUSAHAAN

WIKA IKON

PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi (WIKA IKON) melaksanakan acara pelantikan pejabat mulai dari pejabat struktural hingga manajer pabrik dan proyek guna meningkatkan produktivitas dan performa perusahaan. Pelantikan 11 (sebelas) pejabat baru WIKON dilaksanakan pada Selasa (28/01) di The Hive Best Western Hotel. Acara ini dihadiri oleh Dewan Komisaris dan Direksi WIKA IKON.

Pelantikan Pejabat ini disertai dengan pembacaan komitmen anti gratifikasi dan juga penandatangan komitmen kepatuhan GCG untuk Komisaris, Direksi dan Tim Manajemen. Hal ini adalah bukti bahwa komitmen Perusahaan untuk terus mengimplementasikan GCG dalam setiap kegiatan usaha. Pembacaan komitmen anti gratifikasi dipimpin oleh Direktur Keuangan dan Human Capital Sigit Budi Santoso dan diikuti oleh seluruh undangan yang hadir.

Direktur Utama WIKA IKON Koko Cahyo Kuncoro dalam sambutan pelantikan pejabat mengungkapkan harapannya untuk pejabat yang baru ini dapat meningkatkan performa dan produktivitas perusahaan dalam menghadapi tahun 2020 dengan penambahan pabrik fabrikasi baja baru di Majalengka dengan kapasitas yang mencapai 60.000 ton/tahun mampu menjadi motor penggerak bisnis WIKA IKON disamping efisiensi dan pengendalian yang optimal, ujar Koko.

“Ini adalah langkah awal yang positif untuk Perusahaan disertai dengan sinergi antara seluruh insan WIKA IKON di semua level manajemen” tutup Koko.

Adapun nama-nama yang dilantik adalah sebagai berikut:

  1. Suyono sebagai Manajer Biro Pengembangan Sistem dan Usaha
  2. Agus Widayat sebagai Manajer Human Capital
  3. Gatot Bangun Sugiarto sebagai Manajer Biro Engineering
  4. Muhammad Dodi Wijono sebagai Manajer Bidang Keuangan dan Human Capital Divisi Peralatan
  5. Achsin Sulfathoni sebagai Manajer Pabrik Fabrikasi Baja Majalengka
  6. Heri Sutikno sebagai Kepala SPI
  7. Cipto Pranowo sebagai Manajer Proyek
  8. Dede Putra Ariyanto sebagai Manajer Proyek
  9. Danang Wibawa Shakti sebagai Manajer Proyek
  10. Kunto Dwi Wicaksono sebagai Manajer Proyek
  11. Imam Setyotomo sebagai Manajer Proyek

KARYA INOVASI WIKON, MERAIH JUARA 3 DI WIKA GROUP

WIKA IKON

Jakarta– PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi (WIKON) mengirim tim terbaik nya untuk mengikuti Lomba Karya Inovasi yang diselenggarakan oleh PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) pada tanggal 17-18 Desember 2019. Lomba ini diikuti oleh 12 peserta dari seluruh WIKA Group.

WIKON sukses meraih Juara 3 (tiga) dalam Lomba Karya Inovasi ini dengan mempresentasikan karya inovasi pada kategori Engineering dengan judul “Memberdayakan Mesin Roll dengan Menambahkan Fungsi Proses Roll untuk Roll Profile (siku).

Tim GKM EAT (Gugus Kendali Mutu Efisiensi, Aman dan Tepat) merupakan tim yang berasal dari Pabrik Fabrikasi Baja Bogor yang dipimpin oleh Hadi Suyatin selaku Kepala Regu Painting Produksi, sebagai satu – satunya anak perusahaan WIKA yang memiliki pabrik baja dengan kapasitas 90.000 ton/tahun. WIKON mempresentasikan inovasi terbaiknya dalam meningkatkan efisiensi Perusahaan, dengan karya inovasi ini Perusahaan dapat melakukan efisiesi sebesar Rp 13.816.179,- per hari (90 batang siku). Hal ini merupakan inovasi yang sangat bermanfaat untuk Perusahaan dan meningkatkan nilai lebih kepada produk yang dihasilkan.

Selamat, kepada TIM WIKON atas keberhasilannya …

1 2 3