Halal Bihalal WIKON, Merajut Kebersamaan Menuju Kinerja yang Lebih Baik

Annisa

Suasana penuh kekeluargaan mewarnai acara Halal Bihalal PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi (WIKON) dengan tema “merajut kebersamaan, menuju kinerja yang lebih baik”. Turut hadir Dewan Komisaris, Direksi, Manajemen dan Karyawan bertempat di Pabrik Fabrikasi Baja Tangerang pada Rabu (12/06).

Pelaksanaan Halal Bihalal di Pabrikasi Baja Tangerang PT WIKON berjalan khidmat dan penuh haru dilaksanakan dalam rangka melestarikan tradisi saling memaafkan setelah merayakan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1440 H sebagai sarana memupuk, memelihara, dan mempererat tali silaturahim antar Dewan Komisaris, Direksi, Manajemen dan Karyawan.

Dalam sambutannya Akmal Malik mewakili Dewan Komisaris menyampaikan “Dalam kesempatan berbahagia ini kami menyampaikan mohon maaf lahir batin kepada hadirin jika ada sesuatu selama ini yang kurang berkenan di hati para hadirin sekalian. Semoga Allah mengampuni dosa dan kesalahan diantara kita semua dan memberikan kekuatan lahir dan batin”.

“Terimakasih kepada seluruh karyawan yang mudik untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri dikampung halaman sampai kembali dalam keadaan aman, tepat waktu dan selamat. Berkumpulnya saat ini kita kembali merajut kebersamaan, menuju kinerja yang lebih baik, harus terus tetap positif dan semangat dalam mencapai target kinerja perusahaan yang dicintai ini” ungkap Koko Cahyo Kuncoro selaku Direktur Utama.

Acara Halal Bihalal ini merupakan acara rutin yang dilaksanakan setiap berakhirnya Hari Raya Idul Fitri, agar tetap menjalin silahturahim yang baik antar manajemen dan karyawan.

 

Bakti Sosial IIWIKON, Bentuk Kepedulian Tingkatkan Silaturahmi

Annisa

Ikatan Ibu-Ibu WIKON (IIWIKON) kembali menggelar acara bakti sosial bertempat di Kantor Pusat PT Wijaya Karya Manufaktur (WIMA) pada Kamis (20/05).

Acara dihadiri oleh seluruh ibu-ibu direksi dan manajemen PT WIKON ini membagikan bingkisan lebaran gratis berupa sembako dan uang tunai. Bingkisan tersebut diberikan kepada sebanyak 101 orang yang bekerja sebagai _Office Boy/Girl_, _Driver_ dan _Security_ dari Kantor Pusat Manajemen WIKON dan semua pabrik yang dimiliki oleh WIKON diantaranya Pabrik Fabrikasi Baja Bogor, Pabrik Fabrikasi Baja Tangerang, Pabrik PPC dan Pabrik GESITS.

Dukungan penuh dari IIWIKON dibuktikan dari antusiasme yang luar biasa dari internal IIWIKON maupun penerima bingkisan lebaran ini. Acara dimulai dengan pembukaan oleh MC dan dilanjutkan dengan sambutan dari ketua IIWIKON yaitu Ibu Heti Sigit.

Dalam sambutannya, Ibu Heti Sigit menyampaikan apresiasinya kepada seluruh panitia atas partisipasinya untuk persiapan acara ini dan sangat tidak menyangka antusiasme dari penerima bingkisan sangat tinggi bahkan sebelum acara dimulai sudah ramai yang datang.

“Semoga bingkisan ini dapat bermanfaat untuk keluarga penerima dan juga menjadi amalan yang baik untuk panitia dan semua partisipan sehingga acara ini dapat berjalan dengan baik” ungkap Ibu Heti.

Acara Bakti Sosial ini merupakan acara rutin setiap Bulan Ramadhan dalam rangka apresiasi IIWIKON terhadap para karyawan yang sudah loyal dan selalu memberikan pelayanan terbaiknya untuk menunjang kegiatan operasional perusahaan.

Pastikan Kualitas Jelang Ekspor Perdana, Investor Filipina Kunjungi Pabrik Fabrikasi Baja Tangerang

Annisa

Tangerang-Perusahaan multinasional asal Filipina yang sedang fokus terhadap pembangunan infrastruktur dalam kurun waktu 10 tahun terakhir berkunjung dalam rangka meninjau proses produksi ekspor perdana box girder Unibridge di Pabrik Fabrikasi Baja Tangerang(09/05).

Ekspor perdana box girder Unibridge ini akan dilaksanakan pada tanggal 15 Mei 2019 sebanyak 38 unit. Turut hadir dalam kunjungan tersebut adalah Susan Y.Yu selaku Vice President Procurement-SMC Infrastructure, Christian E.Santiago selaku Business Procurement-Group SMC Infrastructure dan tim didampingi oleh Moch Cholis Prihanto selaku Direktur Operasi WIKON, Windya Darmawan selaku Manajer Divisi Industri, Nowo Agung P selaku Manajer Pabrik Fabrikasi Baja Tangerang, Adl-ha Wijaya selaku Manajer Pengadaan dan Jeffrey Limas selaku Manajer Pengadaan Departemen Luar Negeri PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.

Dalam kunjungan ini WIKON memberikan paparan mengenai Quality Plan Fabrikasi, Metode Fabrikasi dan Fasilitas Fabrikasi untuk Proyek Unibridge Balintawak, Filipina. Lebih lanjut, San Miguel meninjau pada lokasi Fabrikasi Box Girder yang diperuntukan unttuk Proyek Kunciran Benteng Betawi, dilanjutkan ke lokasi Fabrikasi Jembatan Unibridge Balitawak yang diikuti dengan demo Rotator Box Girder dan Ground Assembly Jembatan Unibridge Balitawak, ditutup dengan demo Lineboring Ears dan  Facing Top Flange dengan mesin Reamer.

Pada saat meninjau proses produksi Susan Y.Yu menyatakan harapannya untuk dapat menjalin kerjasama secara berkelanjutan dan hubungan yang semakin baik.

“Kita berharap kerjasama ini dapat membuat kedua Negara menjadi semakin maju dalam hal pembangunan infrastruktur” tutupnya.

Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari penandatangan _Supply Purchase Agreement of Girder Unibrigde for Balitawak Philippine Project_antara WIKON dan Matiere oleh Direktur Utama WIKON Koko Cahyo Kuncoro dengan Headquarter Deputy Director of South East Asia Matiere Paul Antoine Nicolaudie. Proyek Balitawak Philippine Project akan menjadi proyek kedua kerjasama WIKA dan Matiere setelah Proyek Strategis Nasional Flyover Teluk Lamong di Jawa Timur. Kerjasama ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan kesepakatan pembangunan jalan dan jembatan kerangka baja antara WIKA, selaku induk dari WIKON dan Matiere di Jakarta, pada 29 Maret 2017 lalu, di hadapan Presiden Perancis kala itu, François Hollande.

WIKON, Raih Penghargaan The Most Growing Startup

Annisa

Jakarta– Lebih dari 60 karya startup yang diproduksi oleh generasi milenial Indonesia digelar dalam acara Indonesia Startup Summit (ISS) di Jakarta International Expo, Rabu (10/4).

Acara ini di prakarsai oleh Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) yang dihadiri oleh Menristek dan juga pejabat tinggi dari Kementerian Perindustrian dan Direksi dari perusahaan-perusahaan yang bermitra dengan Kemenristekdikti termasuk PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi (WIKON).

Acara dimulai dengan aksi unik dari Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Mohammad Nasir menjajal motor listrik nasional GESITS dari Hotel Mercure Kemayoran menuju lokasi acara yang berjarak sekitar 3 Km dan langsung membawa GESITS masuk ke dalam Aula D2. Ribuan mahasiswa yang hadir langsung menyambut Pak Menteri dengan riuh rendah saat ia melepas helmnya di depan panggung.

“Ini adalah motor listrik anak bangsa, kalau sebut motor listrik, ingat GESITS. Kalau ingat GESITS maka ingat motor listrik. Ini pertama kalinya di Indonesia.” ujar Nasir.

Ia juga menjelaskan bahwa dengan kemampuan inovasi teknologi, maka suatu bangsa dapat mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya yang dimiliki secara efektif dan efisien, memberikan nilai tambah pada produk teknologi, serta pada akhirnya memberikan kontribusi yang sangat signifikan terhadap perekonomian Indonesia, tutup Nasir.

Dalam kesempatan ISS 2019 ini pula, Kemenristekdikti juga mengumumkan lima karya paling menginspirasi dari kalangan startup dimana salah satu dari lima karya terbaik itu diraih oleh GESITS sebagai The Most Growing Startup dengan mitra industri adalah PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi.

Penghargaan diterima langsung oleh Direktur Utama PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi, Koko Cahyo Kuncoro yang mengatakan bahwa WIKON sangat mendukung penemuan dari para inovator yang menyumbangkan inovasi nya untuk bangsa. Semua pelaku industri harus turut mendukung inovasi ini sehingga dapat menghasilkan produk asli buatan anak negeri yang membanggakan dan berguna untuk masyarakat seperti motor listrik GESITS yang sedang WIKON produksi.” Ujar Koko.

“Penghargaan ini merupakan bukti bahwa pelaku Industri sangat mendukung inovasi anak bangsa, dan kami berkomitmen untuk terus memproduksi motor listrik GESITS ini sehingga dapat di jual massal dan menjadi kebanggaan bangsa.”pungkasnya.

Sepeda motor listrik GESITS diproduksi oleh PT Wijaya Karya Manufaktur (WIMA), perusahaan patungan antara PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi (WIKON) dengan PT Gesits Technologies Indonesia (GTI). Gesits akan diproduksi massal di pabrik perakitan yang berada di Kawasan Industri WIKA (KIW) Bogor, Jawa Barat. Pabrik perakitan ini mampu memproduksi 50.000 unit per tahun dan bisa ditingkatkan hingga 100.000 unit per tahun.

WIKON – Matiere Gelar Produksi Perdana Girder Unibridge Untuk Ekspor ke Filipina

Annisa

PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi (WIKON) melaksanakan produksi perdana Girder Unibridge Matiere di pabrik baja WIKON di Balaraja, Banten, Rabu (24/4). Produksi ini berlangsung sejalan dengan penandatangan Supply Purchase Agreement of Girder Unibrigde for Balitawak Philippine Project antara WIKON dan Matiere oleh Direktur Utama WIKON Koko Cahyo Kuncoro dengan Headquarter Deputy Director of South East Asia Matiere Paul Antoine Nicolaudie.

Produksi perdana ini turut disaksikan oleh M Jean-Charles Berthonnet, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR Sugiyartanto, Direktur WIKA Agung Budi Waskito, bersama jajaran Komisaris dan Direksi WIKON.

Proyek Balitawak Philippine Project akan menjadi proyek kedua kerjasama WIKA dan Matiere setelah Proyek Strategis Nasional Flyover Teluk Lamong di Jawa Timur. Kerjasama ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan kesepakatan pembangunan jalan dan jembatan kerangka baja antara WIKA, selaku induk dari WIKON dan Matiere di Jakarta, pada 29 Maret 2017 lalu, di hadapan Presiden Perancis kala itu, François Hollande.

Pada saat meninjau proses produksi perdana, Menteri Basuki menyatakan dukungan penuhnya terhadap kerjasama yang terjalin antara WIKON dengan Matiere. Beliau berharap WIKA sebagai Induk Usaha mampu mengimplementasi dan mendorong terciptanya teknologi – teknologi baru dalam pembangunan infrastruktur.

“Kita berharap kerjasama ini tidak hanya sebatas transfer knowledge saja, karena saya yakin WIKA juga memiliki kemampuan dan teknologi yang bisa diimpor dan di ekspansi keluar negeri,” tutupnya.

Lebih lanjut, delegasi Perancis bersama Kementerian PUPR, dan Kementerian BUMN kemudian meninjau pada lokasi Fabrikasi Box Girder yang diperuntukkan bagi Proyek Tol Kunciran yang dilanjutkan ke lokasi Fabrikasi Box Girder Unibridge dan Rotator yang diikuti dengan Demo Welding Carried dan Demo Erection Jembatan. Lokasi terakhir yang dikunjungi adalah meninjau proses Demo Reamer Machine.

Teknologi yang dikerjasamakan antara WIKON dengan Matiere Perancis akan mulai dipasarkan di Indonesia karena faktor efisien dan instalasi yang jauh lebih cepat sehingga mengurangi gangguan terhadap lalulintas secara signifikan.

WIKON telah menambah kapasitas produksi dimana produk Matiere ini salah satu produk yang dapat dilayani selain box girder konvensional dan juga mampu melayani struktur bangunan gedung dan bangunan industri serta produk baja lainnya termasuk penanganan pipa.

Kinerja Meningkat, WIKON Mengadakan Konvensi Karya Inovasi

admin

 

PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi  (WIKON) menggelar lomba karya inovasi yang diikuti oleh sembilan karya inovasi/gugus kendali mutu (GKN) dan sembilan karya sumbang saran perbaikan (SSP) acara ini diadakan di Kantor Pabrik PT WIKON di Cileungsi (07/02). Konvensi Karya Inovasi adalah salah satu kegiatan tahunan yang diadakan oleh WIKON dan selalu mengalami peningkatan jumlah peserta setiap tahunnya.

Acara tersebut dihadiri oleh Direktur QSHE PT Wijaya Karya Tbk Danu Prijambodo dan Direktur Operasi PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi Moch.Cholis Priihanto. Acara ini sebagai ajang unjuk kerja pelaku mutu (inovator) menyalurkan karya inovasinya untuk dapat dinobatkan sebagai inovator terbaik.

Dalam sambutannya Danu Prijambodo menegaskan bahwa sangat mengapresiasi kegiatan tersebut karena salah dengan konvensi karya inovasi ini karyawan mempunyai wadah untuk dapat menyalurkan aspirasi nya untuk perbaikan internal perusahaan dan improvement dari kinerja karyawan tersebut. Ia juga berharap dengan kegiatan ini mutu produk yang dihasilkan oleh pabrik WIKON menjadi lebih baik lagi ke depannya.” Ujar Danu.

Selain itu Direktur Operasi PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi juga mengatakan bahwa “perusahaan terus mendorong inovasi kepada seluruh karyawan melalui ajang seperti ini. Melalu gerakan inovasi inilah diharapkan mampu meningkatkan daya saing yang dapat mengubah tantangan menjadi sebuah peluang untuk perkembangan perusahaan ke depan,” papar Cholis

Kompetisi inovasi yang dilaksanakan setiap tahun ini merupakan upaya perusahaan meningkatkan daya saing melalui inovasi di berbagai lini yang pada akhirnya dapat menghemat biaya operasional, meningkatkan kapasitas produksi, penetrasi pasar dan lainnya.  Jika setiap tahun ide inovasi dan potensi penghematan terus meningkat, maka dapat dikatakan bahwa mesin penggerak terus berfungsi dan berevoluasi yang pada akhirnya mampu menjadi tulang punggung perusahaan untuk terus tumbuh dimasa mendatang.

WIKA Porseni 2019

admin

Berita terbaru PT. WIKA Industri & Konstruksi

Keikutsertaan Wika Industri Konstruksi Pada Ulang Tahun PT. Wijaya Karya Tbk pada 11 Maret 2019.