Steel Bridge

  • Jembatan Rangka Baja

Jembatan rangka baja adalah jembatan yang terdiri dari batang-batang (biasanya batang lurus) yang dihubungkan dengan hubungan gusset plate / buhul sehingga membentuk rangka segitiga yang akan mengalami serta menahan tegangan akibat dari gaya tarik, gaya tekan, atau bahkan kadang-kadang keduanya jika terkena beban-beban dinamis.
Jenis Jembatan ini merupakan jenis yang tua namun masih sering digunakan di Indonesia karena kemudahan dalam produksi dan installasi dilapangan proyek disegala lingkungan.

Jembatan rangka standar yang diproduksi PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi (WIKON) adalah Tipe Warren dengan tipe dan bentang sebagai berikut:

  1. Tipe A dengan lebar sepanjang 9m dan bentang sepanjang 40m, 45m, 50m, 55m, 60m
  2. Tipe B dengan lebar sepanjang 7m dan bentang sepanjang 40m, 45m, 50m, 55m, 60m

Selain tipe standar WIKON juga menerima jembatan rangka baja custom sesuai yang diinginkan customer karena WIKON sudah didukung aplikasi desain guna memajukan pruduksi industri baja yang mudah untuk dipesan sesuai kebutuhan serta sanggup memproduksi Welded Beam.
Jembatan yang direncanakan oleh WIKON memiliki sifat pemeliharaan yang ringan. Jembatan Rangka Baja WIKON telah tersebar ke hampir seluruh wilayah Republik Indonesia, dari mulai Aceh, Padang, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, sampai Papua.

  • Jembatan Girder

Jembatan gelagar baja komposit atau girder baja adalah jembatan terdiri dari komponen-komponen baja standar yang dirakit dengan baut. Jembatan girder baja standar terdiri dari kelas A dan kelas B bentang 20 m, 25 m dan 30m. Jembatan memiliki dua jalur lalu lintas dengan lebar lantai kendaraan 7 m (kelas A) dan 6 m (kelas B) dengan trotoar selebar 1,0 m (kelas A) dan 0,5 m (kelas B) di kiri dan kanannya. Jembatan Rangka WIKON didesain menggunakan SNI 1725-2016 yang berisikan penjelasan mengenai pembebanan yang digunakan dalam perencanaan jembatan Rangka. Jembatan Girder Baja Komposit WIKON telah tersebar ke hampir seluruh wilayah Republik Indonesia mulai dari wilayah barat, tengah sampai wilaya timur Indonesia.

  • Jembatan Box Girder

Jembatan Box Girder adalah jembatan yang terdiri dari komponen-komponen box baja yang dirakit dengan baut. Jembatan Box Girder Baja direncanakan dengan lebar lantai kendaraan dan pedestrian sesuai dengan kebutuhan. Bentang Jembatan ini terdiri dari dua jenis yaitu bentang standar mulai dari 30M sampai dengan 60M dan bentang panjang atau menerus dengan panjang 60M sampai dengan 200M.

Sistem jembatan direncanakan untuk dirakit secara bertahap per segmen menggunakan crane yang telah ditempatkan pada posisinya. Contoh Jembatan Box Girder WIKON adalah Kretek Box Girder, APMS Box Girder, Jalan Raya Bogor Box Girder Steel Pier, Cileungsi Fly Over Box Girder Dan yang Terbaru adalah Box Girder Kunciran – Cengkareng dengan radius melengkung dan lurus dimana harus memperhatikan angle agar presisi.

  • Jembatan Pelengkung (Arch Steel Bridge)

Jembatan Pelengkung adalah jembatan khusus yang didesain sesuai kebutuhan customer berdasar pada pertimbangan fungsi, biaya, metoda pemasangan dan kebijakan pelanggan baik pemerintah maupun pihak swasta.

Jembatan khusus WIKON sudah tersebar di hampir seluruh wilayah Indonesia diantaranya Jembatan Bangkinang Riau 1000 Ton, Jembatan Sei Gugus 800 Ton, Jembatan Arch Bridge Tangerang.

Pengalaman Enjineer WIKON yang didukung dengan penggunaan software perhitungan desain terbaru, menghasilkan desain yang kuat secara teknis dan sangat mudah dikerjakan untuk pemasangannya sehingga sesuai dengan harapan pelanggan.

Untuk memenuhi permintaan pelanggan, PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi memiliki alat-alat kerja konstruksi dan tenaga-tenaga terampil pemasang yang mendukung proses pemasangan jembatan-jembatan khusus ini.

  • Jembatan Gantung (Suspension Bridge)

Jembatan Gantung WIKON adalah Jembatan Gantung tipe flexible. Jembatan ini terdiri dari komponen-komponen baja standar yang dibuat dengan ketelitian tinggi dan dirakit dengan baut. Jembatan Gantung Tipe Flexible untuk pejalan kaki dengan lebar jembatan 1,8 M

Jembatan ini direncanakan menggunakan lantai dek baja yang menumpu pada gelagar melintang dengan sambungan baut. Jembatan ini sangat cocok untuk mendukung perkembangan perekonomian pedesaan. Jembatan gantung ini diproduksi mulai tahun 2018 dengan beberapa bentang diantaranya Asimetris bentang 42 m, Asimetris bentang 60 m, Simetris bentang 84 m, Simetris bentang 96 m, dan Simetris bentang 120 m.

  • Jembatan Darurat (Panel Bridge)

Jembatan panel adalah jembatan yang terdiri dari beberapa komponen modul, dengan komponen yang paling penting adalah rangka panel. Segmen panel menentukan panjang dari tiap bay, panjang satu panel adalah 3,048 m dengan tinggi 2,134 m.

Pemasangan yang mudah dan cepat adalah kriteria utama perancangan kami, sehingga sistem jembatan panel WIKON ini memberikan berat masing-masing komponen yang ringan dan mudah dipindahkan. Komponen paling besar mempunyai panjang maksimum 5,80 m dan berat maksimum 440 kg.

  • Jembatan Kereta Api (Railway Bridge)

Jembatan Kereta Api, merupakan prasarana utama dalam perkeretaapian dan menjadi ciri khas moda transportasi kereta api yang menghubungkan jalan kereta api satu kelokasi yang lain. Untuk saat ini jembatan rangka menjadi unggulan dalam pemilihan material jembatan kereta api, selain mudah dalam mobilisasi , material baja mudah untuk di-assembly karena mengacu pada standar pemilihan jembatan baja adalah yang berisikan sebagai berikut :

Dapat digunakan, mudah dibangun,diperiksa,dirawat,efisien,dapat menyesuaikan lingkungan konstruksi.

Tipe jembatan baja kereta api yang diproduksi PT.Wika Industri & Konstruksi ada 2 tipe yaitu

1. Wall Through Truss (WTT) ; bentang 35m, 42m, 51m, 76m, 100m.

2. Wall Through Plate (WTP) ; bentang 11m, 15m, 21m, 31m.