KOMITMEN GCG

Implementasi GCG baik dilingkungan internal maupun eksternal perusahaan berdampak positif bagi keberhasilan perusahaan. PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi berupaya untuk terus memelihara integritas dalam penerapan komitmen GCG demi mencapai tujuan bisnis yang adaptif, berkembang dan berkesinambungan serta memiliki daya saing. Untuk mendukung upaya tersebut perusahaan melakukan implementasi penerapan GCG yang baik di lingkungan kerja perusahaan, diantaranya:

  1. Mengoptimalkan nilai tambah agar perusahaan memiliki daya saing yang kuat, baik secara nasional maupun internasional, sehingga mampu mempertahankan keberadaannya dan daya saing berkelanjutan.
  2. Mendorong manajemen perusahaan yang professional, efisien dan efektif serta memperdayakan fungsi dan meningkatkan kemandirian perusahaan.
  3. Mendorong agar perusahaan dalam membuat keputusan dan menjalankan tindakan dilandasi nilai moral yang tinggi dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, serta kesadaran akan adanya tanggung jawab sosial Perseroan terhadap pemangku kepentingan maupun kelestarian lingkungan.
  4. Meningkatkan iklim yang kondusif untuk pengembangan investasi nasional

WUJUD KOMITMEN

  1. Penandatanganan Pakta Integritas
  2. Manual GCG yang dimutakhirkan
  3. Manual Direksi – Dewan Komisaris yang dimutakhirkan
  4. Pedoman Etika dan Perilaku yang dimutakhirkan
  5. Salah satu anggota Direksi bertanggungjawab atas penerapan dan evaluasi GCG
  6. Penyampaian LHKPN secara tepat waktu
  7. Program Pengendalian Gratifikasi
  8. Sosialisasi dan Internalisasi GCG

PEDOMAN PENANGANAN BENTURAN KEPENTINGAN

Pelaksanaan kegiatan perusahaan tidak terlepas dari hubungan dan interaksi para pemangku kepentingan dan pihak lain. Dalam menjalankan hubungan dan interaksi tersebut senantiasa terdapat potensi terjadinya situasi Benturan Kepentingan yang mungkin tidak dapat terhindarkan antara satu pihak dengan pihak lainnya.

Pentingnya mengatur Benturan Kepentingan ini untuk menciptakan kepentingan pengelolaan perusahaan yang baik serta tercipta hubungan yang harmonis antara pemegang kepentingan. Pedoman ini diselaraskan dengan Pedoman Tata Kelola Perusahaan (Code of Corporate Governance) dan Pedoman Perilaku (Code of Conduct), serta nilai-nilai dan budaya yang berlaku di Perusahaan.

Pedoman Benturan Kepentingan ini akan disosialisasikan dan dievaluasi dalam penerapannya, sesuai dengan perkembangan perusahaan dan perkembangan usaha serta bisnis perusahaan kepada seluruh karyawan.