Author name: admin

Berita WIKAIKON

Mengenal Fabrikasi Baja dan Peran Pabrik Fabrikasi Baja di Indonesia

Dalam dunia konstruksi modern, baja menjadi salah satu material utama yang digunakan untuk berbagai kebutuhan pembangunan. Mulai dari gedung bertingkat, jembatan, pabrik, hingga fasilitas energi, baja dikenal memiliki kekuatan tinggi, daya tahan yang baik, serta fleksibilitas dalam desain. Agar material baja dapat digunakan sesuai kebutuhan proyek, diperlukan proses fabrikasi baja, yaitu serangkaian pekerjaan yang meliputi pemotongan, pembentukan, pengelasan, perakitan, hingga finishing sebelum komponen dikirim dan dipasang di lokasi proyek. Seiring dengan meningkatnya pembangunan infrastruktur dan industri, keberadaan pabrik fabrikasi baja di Indonesia menjadi semakin penting. Pabrik fabrikasi berperan memastikan setiap komponen baja diproduksi secara presisi, memenuhi standar mutu, serta siap dipasang dengan efisien di lapangan. Dengan proses yang terkontrol di workshop, kualitas struktur menjadi lebih konsisten, waktu pengerjaan lebih cepat, dan risiko kesalahan di lokasi proyek dapat diminimalkan. Pabrik Fabrikasi Baja di Indonesia untuk Konstruksi dan Industri Menjawab kebutuhan tersebut, PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi (WIKAIKON) hadir sebagai penyedia jasa fabrikasi baja di Indonesia yang terintegrasi, mulai dari tahap perencanaan, produksi, hingga instalasi di lapangan. Didukung sistem manajemen mutu yang ketat dan tenaga profesional berpengalaman, WIKAIKON siap mendukung berbagai proyek konstruksi dan industri berskala nasional. Pabrik Fabrikasi Baja WIKAIKON di Majalengka Untuk memastikan kapasitas produksi yang optimal dan kualitas yang konsisten, WIKAIKON mengoperasikan pabrik fabrikasi baja di Indonesia yang berlokasi di Majalengka. Fasilitas ini dirancang untuk menangani produksi komponen baja dalam jumlah besar dengan tingkat presisi tinggi. Workshop fabrikasi baja Majalengka dilengkapi dengan: Dengan dukungan teknologi modern dan proses produksi yang terintegrasi, pekerjaan dapat diselesaikan secara efisien tanpa mengurangi kualitas hasil. Layanan Jasa Fabrikasi Baja Terintegrasi Sebagai salah satu fabrikator baja di Indonesia, WIKAIKON menyediakan berbagai layanan untuk kebutuhan proyek, antara lain: Setiap proses dilakukan dengan pengawasan teknis yang ketat untuk memastikan akurasi dimensi, kekuatan struktur, dan kesesuaian dengan standar proyek. Material Berkualitas dengan Standar Nasional dan Internasional WIKAIKON memastikan setiap material baja yang digunakan memiliki sertifikasi mutu dan telah melalui proses seleksi ketat. Material dirancang untuk: Penggunaan material berkualitas tinggi menjadikan hasil konstruksi baja lebih aman, andal, dan berkelanjutan. Proses Fabrikasi Baja yang Sistematis Untuk menjaga konsistensi kualitas, produksi di pabrik fabrikasi baja dilakukan melalui tahapan yang terstruktur: Seluruh tahapan diawasi oleh tim engineering dan quality control untuk memastikan hasil akhir memenuhi standar teknis dan keselamatan. Komitmen terhadap Kualitas dan Ketepatan Waktu Sebagai penyedia jasa fabrikasi baja di Indonesia, WIKAIKON menerapkan sistem manajemen produksi dan proyek yang terintegrasi untuk memastikan pekerjaan selesai sesuai jadwal. Komitmen perusahaan meliputi: Dengan kapabilitas tersebut, WIKAIKON menjadi mitra terpercaya dalam berbagai proyek konstruksi dan industri di Indonesia. Konsultasikan Kebutuhan Fabrikasi Baja Anda Setiap proyek memiliki kebutuhan teknis yang berbeda. WIKAIKON menyediakan layanan konsultasi untuk membantu merencanakan solusi fabrikasi baja yang efisien, ekonomis, dan sesuai spesifikasi proyek. Didukung oleh fasilitas produksi modern, termasuk pabrik fabrikasi baja di Majalengka, serta tim profesional berpengalaman, WIKAIKON siap menjadi mitra strategis untuk berbagai kebutuhan konstruksi dan industri. Kunjungi website resmi WIKAIKON untuk informasi lebih lanjut mengenai layanan fabrikasi baja, pabrikasi logam, dan solusi konstruksi terintegrasi.

Berita WIKAIKON

Dukung Program TJSL, WIKAIKON Salurkan Donasi Sarana Penunjang Sekolah ke Pondok Pesantren Raudhoh Al-aitam

Kabupaten Bogor – PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi (WIKAIKON) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk “Donasi Sarana Penunjang Sekolah” di Pondok Pesantren Rudhoh Al-aaitam, Kabupaten Bogor. (18/12) Program TJSL ini bertujuan untuk membantu meningkatkan kenyamanan dan kelancaran proses mengajar, khususnya bagi lingkungan sekolah yang masih membutuhkan fasilitas penunjang. Donasi yang diberikan diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh pihak sekolah untuk mendukung akitivitas pendidikan sehari-hari. Kegiatan ini dihadiri oleh Perwakilan PIC TJSL WIKAIKON, jajaran manajemen perusahaan,serta pengurus Pondok Pesantren Rudhoh Al-aitam. Kehadiran perwakilan perusahaan dalam kegiatan ini menjadi bentuk komitmen WIKAIKON untuk terlibat langsung dalam pelaksanaan program TJSL serta memastikan bantuan yang disalurkan tepat sasaran dan dapat dimanfaatkan oleh pihak Pondok Pesantren. “Program TJSL ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan WIKAIKON dalam menjalani tanggung jawab sosial perusahaan, Kami berharap bantuan sarana penunjang sekolah yang disalurkan dapat dimanfaatkan secara optimal dan memberikan dampak positif bagi kegiatan belajar mengajar.” Program ini menjadi bagian dari agenda TJSL WIKAIKON yang secara konsisten dijalankan sejalan dengan nilai perusahaan dalam membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat. Supporting the TJSL Program, WIKAIKON Distributes School Facility Donations to Raudhoh Al-Aitam Islamic Boarding School Bogor Regency – PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi (WIKAIKON) once again demonstrated its commitment to supporting the improvement of education quality through its Social and Environmental Responsibility (TJSL) program entitled “School Facility Donation” at Raudhoh Al-Aitam Islamic Boarding School, Bogor Regency. (18/12) This TJSL program aims to help enhance comfort and ensure the smooth teaching and learning process, particularly in educational environments that still require supporting facilities. The donated facilities are expected to be utilized optimally by the school to support daily educational activities. The activity was attended by representatives of WIKAIKON’s TJSL PIC, members of the company’s management, and the management of Raudhoh Al-Aitam Islamic Boarding School. The presence of WIKAIKON representatives reflected the Company’s commitment to being directly involved in the implementation of TJSL programs and to ensuring that the assistance provided is well-targeted and beneficial to the Islamic boarding school. “This TJSL program is part of WIKAIKON’s ongoing commitment to fulfilling its corporate social responsibility. We hope that the donated school facilities will be utilized optimally and provide a positive impact on teaching and learning activities,” the Company stated. This program is part of WIKAIKON’s TJSL agenda, which is consistently implemented in line with the Company’s values in building harmonious relationships with the community. PT WIJAYA KARYA INDUSTRI & KONSTRUKSI Instagram : wikaindustrikonstruksi Tiktok : wikaindustrikonstruksi Youtube : WIKA Industri & Konstruksi Facebook : PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi Linkedin : PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi Contact Us: Corporate Secretary WIKAIKON  info@wikaikon.co.id

Berita WIKAIKON

Kontribusi WIKAIKON dalam Pengadaan Jembatan Gantung untuk Mendukung Infrastruktur Daerah

Kalimantan – PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi (WIKAIKON) resmi menandatangani kontrak kerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum untuk pengadaan produk Jembatan Gantung yang akan dibangun di berbagai wilayah di Provinsi Kalimantan Barat. (12/12) Kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan aksesibilitas, memperkuat konektivitas, serta mendukung pemerataan pembangunan infrastruktur di daerah-daerah yang membutuhkan sarana transportasi yang lebih memadai. Prosesi penandatanganan dilakukan oleh Bapak Tri Prabowo Plt. Direktur Utama WIKAIKON, bersama perwakilan dari Kementerian Pekerjaan Umum wilayah Kalimantan Barat. Melalui kontrak ini, WIKAIKON akan menyediakan lima unit Jembatan Gantung dengan rincian dua unit bentang 60 meter, satu unit bentang 80 meter, satu unit bentang 100 meter, dan satu unit bentang 120 meter. Pengadaan infrastruktur ini diharapkan dapat mendukung mobilitas masyarakat, memperlancar distribusi barang dan pelayanan publik, serta mendorong peningkatan kualitas konektivitas antarwilayah di seluruh Provinsi Kalimantan Barat. Kehadiran jembatan gantung tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat pembangunan regional yang sejalan dengan program pemerintah dalam memajukan daerah-daerah dengan akses terbatas. Kolaborasi antara WIKAIKON dan Kementerian Pekerjaan Umum ini mencerminkan komitmen kedua pihak dalam menyediakan infrastruktur yang andal, aman, dan berkelanjutan untuk mendukung kebutuhan masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kalimantan Barat. WIKAIKON Contribution to the Procurement of Suspension Bridges to Support Regional Infrastructure Kalimantan – PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi (WIKAIKON) has officially signed a cooperation contract with the Ministry of Public Works for the procurement of suspension bridge products to be constructed in various areas across West Kalimantan Province. (12/12) This collaboration represents a strategic step to improve accessibility, strengthen connectivity, and support the equitable development of infrastructure in regions requiring more adequate transportation facilities. The contract signing ceremony was carried out by Mr. Tri Prabowo, Acting President Director of WIKAIKON, together with representatives of the Ministry of Public Works for the West Kalimantan region. Under this contract, WIKAIKON will supply five suspension bridge units, consisting of two units with 60-meter spans, one unit with an 80-meter span, one unit with a 100-meter span, and one unit with a 120-meter span. The procurement of this infrastructure is expected to enhance community mobility, facilitate the distribution of goods and public services, and improve the overall quality of inter-regional connectivity throughout West Kalimantan Province. The presence of these suspension bridges also forms part of efforts to strengthen regional development in line with government programs aimed at advancing areas with limited access. This collaboration between WIKAIKON and the Ministry of Public Works reflects the commitment of both parties to delivering reliable, safe, and sustainable infrastructure to meet community needs and support economic growth in West Kalimantan Province. PT WIJAYA KARYA INDUSTRI & KONSTRUKSI Instagram : wikaindustrikonstruksi Tiktok : wikaindustrikonstruksi Youtube : WIKA Industri & Konstruksi Facebook : PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi Linkedin : PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi Contact Us: Corporate Secretary WIKAIKON  info@wikaikon.co.id

Berita WIKAIKON

Komitmen WIKAIKON melalui Keberlanjutan Penanaman Mangrove di Ketapang Urban Aquaculture

Tangerang — WIKA Group melaksanakan kegiatan penanaman mangrove di Ketapang Urban Aquaculture, Tangerang, sebagai bagian dari implementasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang berfokus pada pelestarian lingkungan serta penguatan ketahanan ekosistem pesisir.(4/12) Program ini merupakan komitmen berkelanjutan WIKA Group dalam memperkuat inisiatif keberlanjutan, sejalan dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta dukungan terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Kegiatan ini dilaksanakan melalui kolaborasi dengan Lindungi Hutan dan melibatkan partisipasi seluruh entitas perusahaan termasuk anak perusahaan WIKAIKON. Kegiatan turut dihadiri oleh Vidi Julianto Direktur Keuangan, HC & Manajemen Risiko WIKAIKON, Hadjar Seti Adji Direktur Manajemen Sumber Daya Manusia dan Transformasi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk serta perwakilan direksi dari anak perusahaan WIKA lainnya dan PIC TJSL WIKA Group yang berperan dalam koordinasi pelaksanaan program keberlanjutan. “Jika target nasional baru mencapai net zero pada 2060, kami di WIKAIKON ingin bergerak lebih cepat. Saya yakin WIKAIKON dapat mencapai zero net CO2 pada 2030 atau maksimal 2035, dengan konsistensi budaya keberlanjutan di setiap proyek. Apa yang kita rusak selama proses pekerjaan harus kita pulihkan kembali. Itu komitmen kami, dan saya percaya WIKAIKON mampu mencapainya lebih awal dari target umum yang ditetapkan.” Ujar Vidi Julianto Sebagai bentuk komitmen terhadap pemulihan ekosistem pesisir, WIKA Group melakukan penanaman dan penyerahan 1.000 bibit mangrove di lokasi kegiatan. Aksi ini diharapkan mampu memberikan dampak ekologis jangka panjang, mulai dari pencegahan abrasi, peningkatan kapasitas kawasan pesisir, hingga kontribusi terhadap mitigasi perubahan iklim. Program penanaman mangrove ini sekaligus menjadi momentum untuk mempertegas komitmen WIKA Group dan seluruh anak perusahaan termasuk WIKAIKON dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.Pelaksanaan kegiatan ini mencerminkan sinergi WIKA Group bersama seluruh anak perusahaan dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat serta ekosistem pesisir Indonesia. WIKAIKON’s Commitment to Sustainable Mangrove Planting at Ketapang Urban Aquaculture Tangerang — WIKA Group conducted a mangrove planting activity at Ketapang Urban Aquaculture, Tangerang, as part of the implementation of its Social and Environmental Responsibility (TJSL) program focused on environmental conservation and strengthening coastal ecosystem resilience (4/12). This program reflects WIKA Group’s ongoing commitment to reinforcing sustainability initiatives in line with Environmental, Social, and Governance (ESG) principles and supporting the achievement of the Sustainable Development Goals (SDGs). The activity was carried out in collaboration with Lindungi Hutan and involved participation from all company entities, including its subsidiary WIKAIKON. The event was attended by Vidi Julianto, Director of Finance, HC & Risk Management of WIKAIKON; Hadjar Seti Adji, Director of Human Resource Management and Transformation of PT Wijaya Karya (Persero) Tbk; representatives from other WIKA subsidiaries’ boards of directors; and the WIKA Group TJSL PIC responsible for coordinating the execution of sustainability programs. “If the national target aims to achieve net zero by 2060, we at WIKAIKON intend to move faster. I am confident that WIKAIKON can achieve zero net CO₂ by 2030, or at the latest by 2035, through consistent application of sustainability culture in every project. Whatever environmental impact we cause during our work must be restored. That is our commitment, and I believe WIKAIKON can achieve it ahead of the general target set,” said Vidi Julianto. As a form of commitment to coastal ecosystem restoration, WIKA Group planted and handed over 1,000 mangrove seedlings at the activity site. This initiative is expected to create long-term ecological benefits, from preventing coastal abrasion and strengthening coastal area resilience to contributing to climate change mitigation. The mangrove planting program also serves as a momentum to reinforce WIKA Group’s commitment—along with all its subsidiaries, including WIKAIKON—to supporting sustainable development. The implementation of this activity reflects the synergy within WIKA Group and its subsidiaries in preserving environmental sustainability and delivering lasting benefits for communities and Indonesia’s coastal ecosystems. PT WIJAYA KARYA INDUSTRI & KONSTRUKSI Instagram : wikaindustrikonstruksi Tiktok : wikaindustrikonstruksi Youtube : WIKA Industri & Konstruksi Facebook : PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi Linkedin : PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi Contact Us: Corporate Secretary WIKAIKON  info@wikaikon.co.id  

Berita WIKAIKON

WIKAIKON Hadiri 2025 Indonesia–Korea Trade Mission untuk Perkuat Peluang Kolaborasi Strategis

Jakarta – PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi (WIKAIKON) berpartisipasi dalam acara 2025 Indonesia–Korea Trade Mission, sebuah kegiatan business matchmaking yang diselenggarakan oleh Korea Small and Medium Business Corporation (KOSME) sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan ekonomi dan membuka peluang kolaborasi antara perusahaan Korea dan Indonesia. Acara ini berlangsung di Sheraton Grand Jakarta Gandaria City Hotel, Lt. 3 – Ruby Room pada Rabu 19 November 2025 dan dihadiri oleh sejumlah perusahaan manufaktur dan industri terkemuka dari Korea dan Indonesia. (19/11) Dalam pertemuan tersebut, WIKAIKON berdiskusi langsung dengan enam perusahaan Korea, yaitu Samwoo FMC Co., Ltd., ILJUNG, EPiT Co., Ltd., HPC HONGSUNG, DMT Co., Ltd., dan HANIL MICRO TECH. Melalui interaksi ini, kedua belah pihak dapat saling memperkenalkan profil perusahaan, bertukar informasi mengenai industri masing-masing, serta memperoleh gambaran awal mengenai potensi kolaborasi bisnis yang relevan. WIKAIKON sendiri memanfaatkan kesempatan ini untuk menyampaikan company profile sebagai pengenalan umum mengenai kompetensi dan kapabilitas perusahaan dalam industri baja serta konstruksi. Partisipasi WIKAIKON dalam kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan jejaring bisnis di tingkat internasional, memperoleh insight terbaru mengenai perkembangan industri di Korea, dan menjajaki peluang kemitraan strategis yang dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan usaha perusahaan ke depan. Kegiatan ini juga sejalan dengan misi KOSME untuk memfasilitasi sinergi antara pelaku usaha Korea dan Indonesia, khususnya dalam membuka peluang investasi dan kerja sama jangka panjang. Dari rangkaian diskusi yang berlangsung, WIKAIKON mendapatkan sejumlah pemahaman awal mengenai potensi kolaborasi dengan beberapa perusahaan Korea. Pertemuan ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pembahasan lebih lanjut dan penjajakan yang lebih terarah pada kesempatan berikutnya. Dengan berpartisipasi dalam 2025 Indonesia–Korea Trade Mission, WIKAIKON menegaskan komitmennya dalam memperluas jaringan internasional, membuka peluang kolaborasi baru, serta memperkuat posisi perusahaan dalam industri baja dan konstruksi melalui kemitraan global yang berkelanjutan. WIKAIKON Participates in the 2025 Indonesia–Korea Trade Mission to Strengthen Strategic Collaboration Opportunities Jakarta – PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi (WIKAIKON) took part in the 2025 Indonesia–Korea Trade Mission, a business matchmaking event organized by the Korea Small and Medium Business Corporation (KOSME) as part of efforts to enhance economic relations and expand collaboration opportunities between Korean and Indonesian companies. The event was held at the Sheraton Grand Jakarta Gandaria City Hotel, 3rd Floor – Ruby Room, on Wednesday, 19 November 2025, and was attended by several leading manufacturing and industrial companies from Korea and Indonesia. (19/11) During this event, WIKAIKON met directly with six Korean companies: Samwoo FMC Co., Ltd., ILJUNG, EPiT Co., Ltd., HPC HONGSUNG, DMT Co., Ltd., and HANIL MICRO TECH. Through these discussions, both parties exchanged company profiles, shared insights on their respective industries, and gained an initial understanding of potential collaboration areas. WIKAIKON also utilized this opportunity to present its company profile as an introduction to its competencies and capabilities in the steel and construction sectors. WIKAIKON participation in this program aims to strengthen international business networks, gain updated insights into industrial developments in Korea, and explore strategic partnership opportunities that could positively contribute to the company’s future growth. This initiative also aligns with KOSME’s mission to foster synergy between Korean and Indonesian businesses, particularly in creating opportunities for long-term cooperation and investment. From the series of discussions held, WIKAIKON gained initial insights into potential collaboration with several Korean companies. This meeting is expected to serve as a foundation for further discussions and more targeted exploration in future engagements. Through its involvement in the 2025 Indonesia–Korea Trade Mission, WIKAIKON reaffirms its commitment to expanding international networks, opening new avenues for collaboration, and strengthening its position in the steel and construction industries through sustainable global partnerships. PT WIJAYA KARYA INDUSTRI & KONSTRUKSI Instagram : wikaindustrikonstruksi Tiktok : wikaindustrikonstruksi Youtube : WIKA Industri & Konstruksi Facebook : PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi Linkedin : PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi Contact Us: Corporate Secretary WIKAIKON  info@wikaikon.co.id

Berita WIKAIKON

WIKAIKON Dukung BNPB Siapkan Jembatan Semi Permanen untuk Kesiapsiagaan Tanggap Darurat

Jakarta – Dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan nasional menghadapi bencana alam, PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi (WIKAIKON) berperan aktif melalui produksi jembatan semi permanen yang diperuntukkan bagi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).Jembatan ini disiapkan sebagai stok strategis untuk mendukung operasi tanggap darurat di berbagai daerah apabila terjadi bencana yang mengakibatkan terputusnya akses transportasi dan logistik. (07/11) Lebih dari sekadar produk infrastruktur, jembatan semi permanen ini menjadi simbol kehadiran negara dalam memulihkan harapan masyarakat. Saat bencana terjadi, akses jalan seringkali menjadi penghubung utama antara bantuan dan keselamatan. Kehadiran jembatan ini memastikan bantuan logistik, pelayanan kesehatan, dan aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan dengan cepat. “WIKAIKON memiliki komitmen untuk tidak hanya memproduksi komponen infrastruktur yang tangguh, tetapi juga memastikan setiap produk mampu menjawab kebutuhan kemanusiaan di saat kritis,” ujar Adi Widyo Nugroho Direktur Teknik dan Operasi. Layanan Purna Jual yang Proaktif dan Peduli Keunggulan WIKAIKON tidak hanya terletak pada kualitas produk baja dan desain modularnya, tetapi juga pada layanan purna jual (after sales service) yang komprehensif.Dalam setiap tahap penyerahan jembatan semi permanen, WIKAIKON turut memberikan pendampingan teknis kepada tim BNPB melalui kegiatan trial assembly yang dilakukan langsung di lokasi domisili daerah. Proses trial assembly ini berlangsung sekitar tiga hari, di mana tim WIKAIKON memberikan pembimbingan menyeluruh untuk memastikan seluruh tahapan perakitan dapat dipahami dan dijalankan dengan baik. Pendampingan ini bertujuan untuk memastikan tim BNPB memahami proses perakitan dengan baik, sehingga saat kondisi darurat terjadi, jembatan dapat segera dirakit dan difungsikan secara optimal. Pendekatan ini menunjukkan bagaimana WIKAIKON hadir tidak hanya sebagai penyedia produk, tetapi juga sebagai mitra dalam kesiapsiagaan nasional. Inovasi Lokal untuk Kepentingan Nasional Sebagai bagian dari ekosistem industri konstruksi nasional, WIKAIKON terus berinovasi menghadirkan solusi infrastruktur yang tangguh, adaptif, dan siap digunakan dalam situasi kritis. Melalui desain jembatan semi permanen yang kuat, mudah dipindahkan, serta efisien dalam proses perakitannya, WIKAIKON membuktikan peran strategisnya dalam mendukung misi kemanusiaan pemerintah. “Setiap jembatan yang kami hasilkan bukan sekadar struktur baja, tetapi bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana. Kami bangga menjadi bagian dari upaya bersama menjaga konektivitas dan kehidupan,” tutup Adi Widyo Nugroho Direktur Teknik dan Operasi. Dengan semangat “Agility dan Adaptability”, WIKAIKON terus berkomitmen menghadirkan karya yang tidak hanya kuat secara teknis, tetapi juga bermakna secara sosial — memperkuat sinergi antara industri nasional dan kemanusiaan. WIKAIKON Supports BNPB in Preparing Semi-Permanent Bridges for Emergency Response Preparedness Jakarta – In an effort to strengthen national preparedness in facing natural disasters, PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi (WIKAIKON) takes an active role through the production of semi-permanent bridges designated for the National Disaster Management Agency (BNPB). These bridges are prepared as strategic stock to support emergency response operations across regions affected by disasters that disrupt transportation and logistics access. (07/11) More than just an infrastructure product, these semi-permanent bridges symbolize the presence of the nation in restoring hope for communities. During a disaster, road access often becomes the main lifeline connecting relief efforts to safety. The presence of these bridges ensures that logistical aid, medical services, and community activities can quickly resume. “WIKAIKON is committed not only to producing resilient infrastructure components but also to ensuring that every product can meet humanitarian needs in critical moments,” said Adi Widyo Nugroho, Director of Engineering and Operations. Proactive and Supportive After-Sales Service WIKAIKON’s strength lies not only in the quality of its steel products and modular design but also in its comprehensive after-sales service. At every stage of bridge delivery, WIKAIKON provides technical assistance to BNPB teams through trial assembly activities conducted directly in regional locations. The trial assembly process lasts approximately three days, during which WIKAIKON’s team offers thorough guidance to ensure all assembly stages are well understood and properly executed. This assistance ensures that BNPB teams are fully capable of assembling the bridges efficiently so that in an emergency situation, they can be deployed and function optimally. This approach reflects WIKAIKON’s role not only as a product provider but also as a partner in national preparedness efforts. Local Innovation for National Interest As part of the national construction industry ecosystem, WIKAIKON continues to innovate by delivering infrastructure solutions that are resilient, adaptive, and ready for critical situations.Through the design of strong, easily relocatable, and efficiently assembled semi-permanent bridges, WIKAIKON demonstrates its strategic role in supporting the government’s humanitarian mission. “Every bridge we produce is more than just a steel structure — it represents a tangible expression of care for communities affected by disasters. We take pride in being part of the collective effort to maintain connectivity and safeguard lives,” concluded Adi Widyo Nugroho, Director of Engineering and Operations. With the spirit of “Agility and Adaptability”, WIKAIKON remains committed to delivering works that are not only technically robust but also socially meaningful — strengthening the synergy between national industry and humanitarian efforts. PT WIJAYA KARYA INDUSTRI & KONSTRUKSI Instagram : wikaindustrikonstruksi Tiktok: wikaindustrikonstruksi Youtube : WIKA Industri & Konstruksi Facebook : PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi Linkedin : PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi Contact Us: Corporate Secretary WIKAIKON  info@wikaikon.co.id

Berita WIKAIKON

WIKAIKON Gelar FGD Strategi Pemasaran Baja Fabrikasi

Jakarta – PT Wijaya Karya Industri Konstruksi (WIKAIKON) menggelar Focus Group Discussion (FGD) Strategi Pemasaran Baja Fabrikasi di Auditorium WIKA TOWER 2, Jakarta. Acara ini dihadiri jajaran Direksi, manajemen, serta perwakilan divisi untuk merumuskan langkah strategis perusahaan ke depan. (10/10) FGD yang mengusung tema “From Discussion to Solutions, From Strategy to Success” ini membahas potensi pengembangan WIKAIKON di tiga sektor utama, yakni energi terbarukan, hilirisasi tambang, dan pertanian. Forum ini juga menjadi ruang kolaborasi untuk menyusun strategi pemasaran yang lebih terarah dan berkelanjutan. Direktur Utama WIKAIKON, Tri Prabowo, menegaskan pentingnya menjaga semangat dan optimisme seluruh tim dalam menghadapi dinamika industri. “Tantangannya berat dari segala arah, tapi jangan putus asa. Tahun 2026 bisa kita lewati dengan baik. Intinya tetap semangat dalam upaya menaiki OK. Teman-teman bisa menuangkan idenya sehingga dapat mendorong WIKAIKON untuk sustain,” ujar Tri Prabowo. Diskusi berlangsung dinamis dengan membagi peserta ke dalam lima kelompok. Setiap kelompok memaparkan gagasan yang berfokus pada peluang dan tantangan pemasaran baja fabrikasi. Pembahasan dilakukan secara komprehensif dengan menekankan pentingnya penggunaan tools yang tepat, strategi yang jelas, serta roadmap yang terukur agar setiap rencana dapat diimplementasikan secara optimal. Dari forum ini mengemuka berbagai usulan strategis, mulai dari pengembangan pembangkit listrik dan pembangunan jembatan, hingga produksi diesel serta infrastruktur dermaga berbasis steel structure specialist. Seluruh ide tersebut berpangkal pada satu penekanan utama, yakni penguatan warehouse sebagai fokus strategi jangka pendek. Hasil diskusi menegaskan bahwa langkah jangka pendek (1 tahun) harus segera dijalankan, khususnya penguatan warehouse dengan sasaran yang jelas. Sementara itu, strategi jangka panjang (2 tahun) difokuskan pada keberlanjutan agar WIKAIKON dapat terus bersaing di tengah ketatnya industri. Direksi WIKAIKON, Adi Widyo Nugroho, turut menegaskan arah penguatan kapasitas perusahaan. “Bagaimana agar value yang kita raih dapat mencapai kapasitas maksimal. Nanti kita finalkan apa yang sudah disepakati dan dikerjakan. Saat ini kita harus meningkatkan kapasitas kita untuk WIKAIKON,” jelas Adi Widyo Nugroho. FGD ditutup dengan semangat bahwa gagasan yang lahir bukan hanya menjadi wacana, melainkan akan ditindaklanjuti sebagai langkah nyata untuk memperkuat posisi WIKAIKON. “Forum ini adalah momentum untuk melahirkan terobosan. Dari diskusi hari ini kita mendapatkan insight baru, menemukan peluang, dan merumuskan strategi yang bisa segera diimplementasikan agar WIKAIKON semakin berdaya saing dan tumbuh berkelanjutan,” tutup Tri Prabowo. WIKAIKON Holds FGD to Formulate Fabricated Steel Marketing Strategy Jakarta, October 10 – PT Wijaya Karya Industri Konstruksi (WIKAIKON) convened a Focus Group Discussion (FGD) on Fabricated Steel Marketing Strategy at the WIKA Tower 2 Auditorium, Jakarta. The event brought together the Board of Directors, management, and division representatives to formulate the company’s future strategic direction. Carrying the theme “From Discussion to Solutions, From Strategy to Success,” the FGD explored WIKAIKON’s development potential in three main sectors: renewable energy, mineral downstream industry, and agriculture. The forum also served as a collaborative space to establish more targeted and sustainable marketing strategies. WIKAIKON President Director Tri Prabowo underscored the importance of maintaining enthusiasm and optimism among all teams in facing industry dynamics. “Challenges come from every direction, but we must not lose hope. We can get through 2026 successfully. The key is to stay motivated and continue striving for excellence. Everyone should share their ideas to help WIKAIKON remain sustainable,” said Tri Prabowo. The discussion proceeded dynamically, dividing participants into five groups. Each group presented ideas focusing on opportunities and challenges in fabricated steel marketing. The deliberations were comprehensive, emphasizing the use of proper tools, clear strategies, and measurable roadmaps to ensure each plan can be implemented effectively. A number of strategic proposals emerged from the forum, including initiatives in power plant development, bridge construction, diesel production, and jetty infrastructure through steel structure specialization. All ideas converged on one key priority — strengthening warehouse capacity as the company’s short-term strategic focus. The outcomes of the discussion affirmed that short-term initiatives (within one year) must be executed immediately, particularly the warehouse capacity enhancement with clear objectives. Meanwhile, long-term strategies (within two years) will focus on sustainability, enabling WIKAIKON to remain competitive amid a challenging industrial landscape. WIKAIKON Director Adi Widyo Nugroho also emphasized the company’s direction in strengthening its operational capacity. “We need to ensure that the value we achieve reaches its maximum capacity. We will finalize and execute what has been agreed upon. Now is the time to enhance our capacity for WIKAIKON,” said Adi Widyo Nugroho. The FGD concluded with a shared commitment that every idea generated will not remain as discourse, but will be followed by concrete actions to strengthen WIKAIKON’s position in the industry. “This forum serves as a momentum for breakthroughs. From today’s discussion, we gained new insights, identified opportunities, and formulated actionable strategies to make WIKAIKON more competitive and sustainable,” concluded Tri Prabowo. PT WIJAYA KARYA INDUSTRI & KONSTRUKSI Instagram : wikaindustrikonstruksi Tiktok : wikaindustrikonstruksi Youtube : WIKA Industri & Konstruksi Facebook : PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi Linkedin : PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi Contact Us: Corporate Secretary WIKAIKON  info@wikaikon.co.id

Berita WIKAIKON

Komitmen WIKAIKON perkuat Quality Safety dan Inovasi

Majalengka – Kesadaran terhadap keselamatan kerja (Safety Patrol) terus menunjukkan tren positif dengan kegiatan rutin safety patrol. Kepedulian terhadap aspek keselamatan dan lingkungan tetap terjaga berkat budaya kerja yang semakin matang. Hal ini disampaikan dalam kegiatan safety patrol dalam evaluasi bersama antara Direksi WIKAIKON dan Manajemen Pabrik Majalengka di salah satu fasilitas produksi utama WIKAIKON di Pabrikasi Majalengka. (24/09) “Pelaksanaan Tata Kelola Terintegrasi aspek QSHE sudah terjalin baik, Ini adalah sinyal positif bahwa apa yang dilakukan di WIKA induk kini juga menjadi standar di anak perusahaan,” ujar Tri Prabowo selaku Direktur utama,” ujar Tri Prabowo selaku Direktur utama Penerapan prinsip 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin) juga menjadi sorotan penting. Tidak hanya sebagai standar, namun sebagai budaya yang harus terus dijaga dan diperbarui. Aspek kerapian di lapangan diharapkan terus ditingkatkan melalui update rutin dan komitmen bersama seluruh lini kerja. Direktur Utama PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi menambahkan bahwa inovasi adalah elemen yang tidak pernah berhenti di tubuh perusahaan. “Inovasi harus kita munculkan setiap hari, agar kita senantiasa mencari cara baru yang tidak dilakukan oleh perusahaan lain. Hal inilah yang membedakan,” ujarnya. Beliau juga menyoroti potensi besar dari Pabrik Majalengka yang mulai menunjukkan performa global. “Pabrikasi Baja di Majalengka ini bisa mendunia. Kita membutuhkan branding lebih luas dengan mengenalkan ini ke berbagai pihak, agar lebih banyak orang mengetahui Pabrik megah yang kita miliki”. Sebagai penutup, semua pihak sepakat bahwa kolaborasi yang erat antara regulator dan pelaku industri sangat krusial dalam menciptakan sistem kerja yang aman, inovatif, dan berkelanjutan. WIKAIKON siap menjadi contoh perusahaan yang tidak hanya memenuhi regulasi, tapi juga memimpin dalam transformasi industri baja nasional. PRESS RELEASE WIKAIKON Commitment to Strengthening Quality, Safety, and Innovation Majalengka – Awareness of occupational safety (Safety Patrol) continues to show a positive trend through regular safety patrol activities. Concern for safety and environmental aspects remains well maintained thanks to a more mature work culture. This was conveyed during a safety patrol and joint evaluation session between WIKAIKON’s Board of Directors and the Majalengka Plant Management at one of WIKAIKON’s main production facilities in the Majalengka Fabrication Plant. (24/09) “The implementation of Integrated Governance in QSHE aspects has been well established. This is a positive signal that the practices adopted at the parent company, WIKA, are now also becoming the standard at its subsidiaries,” said Tri Prabowo, President Director. The application of the 5R principles (Sort, Set in order, Shine, Standardize, Sustain) was also highlighted as an important focus. These principles are not only seen as standards but as a culture that must be continuously maintained and renewed. Neatness and organization on-site are expected to keep improving through regular updates and a shared commitment across all lines of work. The President Director of PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi further emphasized that innovation is an element that never stops within the company. “We must bring out innovation every day so that we continuously find new ways that other companies are not doing. This is what makes us different,” he stated. He also highlighted the great potential of the Majalengka Plant, which has started to demonstrate global performance. “Steel fabrication in Majalengka has the potential to go global. We need broader branding by introducing this to more stakeholders so that more people will know about this magnificent plant we have.” In conclusion, all parties agreed that close collaboration between regulators and industry players is crucial in creating a safe, innovative, and sustainable work system. WIKAIKON is ready to set an example of a company that not only complies with regulations but also leads in driving the transformation of the national steel industry. PT WIJAYA KARYA INDUSTRI & KONSTRUKSI Instagram : wikaindustrikonstruksi Tiktok: wikaindustrikonstruksi Youtube : WIKA Industri & Konstruksi Facebook : PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi Linkedin : PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi Contact Us: Corporate Secretary WIKAIKON  info@wikaikon.co.id

Berita WIKAIKON

 QSHE Patrol Online pada Pekerjaan Erection Girder Jalan Tol Yogyakarta – Bawen Paket 1 Seksi 1

Jakarta, 3 September 2025 – PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi (WIKON) melalui Biro QSHE (Quality, Safety, Health, and Environment) melaksanakan kegiatan QSHE Patrol Online pada Pekerjaan Erection Girder Proyek Layanan Pekerjaan Konstruksi Pembangunan Jalan Tol Yogyakarta – Bawen Paket 1 Seksi 1, Rabu, 3 September 2025 secara daring melalui platform Zoom Meeting. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Direktur Teknik dan Operasi WIKAIKON, Bapak Adi Widyo, dan menjadi alternatif metode pengawasan yang terbukti memberikan dampak positif dalam memastikan mutu pekerjaan, keselamatan, kesehatan kerja, serta pengelolaan lingkungan tetap terjaga dengan lebih efektif dan efisien di setiap proyek WIKAIKON. Lebih dari itu, kegiatan QSHE Patrol Online juga merupakan bagian dari implementasi prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance) di lingkungan WIKAIKON. Melalui pengawasan berbasis QSHE, perusahaan memastikan aspek lingkungan tetap terjaga, kesehatan dan keselamatan pekerja terlindungi, serta tata kelola proyek berjalan transparan dan akuntabel sesuai dengan standar keberlanjutan. Dalam arahannya, Bapak Adi Widyo menegaskan bahwa proyek merupakan cerminan performa perusahaan secara menyeluruh. Oleh karena itu, setiap pelaksanaan pekerjaan harus memenuhi standar 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin) serta menjunjung tinggi aspek keselamatan dan kualitas. “Proyek adalah wajah utama perusahaan di mata stakeholder, sehingga seluruh tim harus menjaga performa, disiplin terhadap standar QSHE, dan menunjukkan profesionalisme dalam setiap tahapan pekerjaan,” ujar Bapak Adi Widyo. Turut hadir dalam kegiatan ini Biro QSHE WIKAIKON beserta Tim Proyek Jogja – Bawen yang secara aktif memberikan laporan kondisi lapangan, implementasi safety, serta langkah perbaikan yang diperlukan. Melalui QSHE Patrol Online yang kembali dilaksanakan ini, WIKAIKON menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan proyek yang selamat, berkualitas, tepat waktu, dan berdaya saing tinggi, serta mendukung terwujudnya transformasi berkelanjutan berbasis ESG di seluruh lini bisnis perusahaan. PRESS RELEASE WIKAIKON Conducts QSHE Online Patrol for Girder Erection Works on Yogyakarta – Bawen Toll Road Project Package 1 Section 1 Jakarta, September 3, 2025 – PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi (WIKAIKON), through its QSHE Bureau (Quality, Safety, Health, and Environment), carried out a QSHE Online Patrol for the Girder Erection Works of the Yogyakarta – Bawen Toll Road Construction Project, Package 1 Section 1, on Wednesday, September 3, 2025, virtually via the Zoom Meeting platform. The activity was directly led by WIKAIKON’s Director of Engineering and Operations, Mr. Adi Widyo, and serves as an alternative supervision method proven to deliver positive impacts in ensuring work quality, occupational safety and health, as well as environmental management in a more effective and efficient manner across all WIKAIKON projects. Furthermore, the QSHE Online Patrol is also part of the implementation of ESG (Environmental, Social, and Governance) principles within WIKAIKON. Through QSHE-based monitoring, the company ensures that environmental aspects are preserved, workers’ health and safety are protected, and project governance is carried out transparently and accountably in line with sustainability standards. In his address, Mr. Adi Widyo emphasized that projects reflect the company’s overall performance. Therefore, every project execution must comply with the 5R standards (Sort, Set in order, Shine, Standardize, Sustain) and uphold the highest levels of safety and quality. “Projects represent the company’s face in the eyes of stakeholders; thus, the entire team must maintain performance, adhere to QSHE standards, and demonstrate professionalism in every stage of work,” said Mr. Adi Widyo. The event was attended by the WIKAIKON QSHE Bureau along with the Yogyakarta – Bawen Project Team, who actively reported on-site conditions, safety implementation, and necessary improvement measures. Through the continuation of the QSHE Online Patrol, WIKAIKON reaffirms its commitment to consistently deliver safe, high-quality, timely, and competitive projects, while supporting the realization of a sustainable transformation based on ESG principles across all business lines of the company. PT WIJAYA KARYA INDUSTRI & KONSTRUKSI Instagram : wikaindustrikonstruksi Tiktok: wikaindustrikonstruksi Youtube : WIKA Industri & Konstruksi Facebook : PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi Linkedin : PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi Contact Us: Corporate Secretary WIKA IKON  info@wikaikon.co.id  

Berita WIKAIKON

WIKAIKON Berkolaborasi dengan WIKA Group dan Bank Sampah Gen Z dalam Aksi Beach Clean Up di Pantai Carita, Banten

Carita, Banten, 29 Agustus 2025 – PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi (WIKAIKON) melalui Tim Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berkolaborasi dengan WIKA Group dan Bank Sampah Gen Z dalam melaksanakan aksi Beach Clean Up di Pantai Pagedongan, Carita, Banten, Jumat (29/08/2025). Aksi peduli lingkungan ini bertujuan untuk mengurangi pencemaran laut sekaligus menumbuhkan kesadaran kolektif mengenai pentingnya menjaga kebersihan pantai. Tim TJSL WIKAIKON bersama karyawan dari berbagai entitas WIKA Group bergotong royong membersihkan area pantai dari berbagai jenis sampah, yang kemudian dipilah menjadi sampah organik dan anorganik. Sampah organik diarahkan untuk dikelola menjadi kompos, sedangkan sampah anorganik disalurkan melalui Bank Sampah Gen Z untuk diproses lebih lanjut sehingga dapat dimanfaatkan kembali sesuai prinsip Recycle – Make – Use. Tidak hanya sekadar aksi bersih pantai, rangkaian kegiatan ini juga turut dilengkapi dengan sesi edukasi pengelolaan sampah, penyerahan bantuan simbolis, serta pengangkutan sampah hasil pembersihan. Perwakilan TJSL WIKAIKON menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mendukung penerapan prinsip keberlanjutan (Environmental, Social, and Governance/ESG) di setiap aktivitasnya: “Kolaborasi ini menjadi langkah nyata WIKAIKON bersama WIKA Group dan Bank Sampah Gen Z untuk menghadirkan dampak positif bagi lingkungan. Kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah berkelanjutan, dimulai dari hal kecil seperti memilah dan mendaur ulang,” ujar perwakilan TJSL WIKAIKON. Melalui aksi ini, WIKAIKON menegaskan perannya tidak hanya sebagai pelaku industri manufaktur dan konstruksi, tetapi juga sebagai perusahaan yang bertanggung jawab sosial dan peduli terhadap keberlanjutan lingkungan. PRESS RELEASE WIKAIKON Collaborates with WIKA Group and Gen Z Waste Bank in a Beach Clean-Up at Carita Beach, Banten Carita, Banten, August 29, 2025 – PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi (WIKAIKON), through its Social and Environmental Responsibility (TJSL) Team, collaborated with WIKA Group and the Gen Z Waste Bank to carry out a Beach Clean-Up at Pagedongan Beach, Carita, Banten, on Friday (29/08/2025). This environmental initiative aimed not only to reduce marine pollution but also to foster collective awareness of the importance of maintaining coastal cleanliness. The TJSL WIKAIKON team, together with employees from various WIKA Group entities, worked hand in hand to clean the beach area from various types of waste, which were then separated into organic and non-organic categories. Organic waste was directed to be processed into compost, while non-organic waste was channeled through the Gen Z Waste Bank for further processing so it could be reused in accordance with the principle of Recycle – Make – Use. Beyond the beach cleaning activity, the program also featured a waste management education session, the symbolic handover of donations, as well as the transportation of the collected waste. A representative of WIKAIKON’s TJSL team emphasized that this initiative reflects the company’s commitment to supporting the implementation of sustainability principles (Environmental, Social, and Governance/ESG) in every aspect of its operations: “This collaboration marks a tangible step by WIKAIKON, together with WIKA Group and the Gen Z Waste Bank, to create a positive impact on the environment. We hope this activity will raise greater awareness of the importance of sustainable waste management, starting from simple actions such as sorting and recycling,” said the WIKAIKON TJSL representative. Through this initiative, WIKAIKON reaffirms its role not only as an industrial manufacturer and constructor, but also as a socially responsible company that is committed to environmental sustainability. PT WIJAYA KARYA INDUSTRI & KONSTRUKSI Instagram : wikaindustrikonstruksi Tiktok: wikaindustrikonstruksi Youtube : WIKA Industri & Konstruksi Facebook : PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi Linkedin : PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi Contact Us: Corporate Secretary WIKA IKON  info@wikaikon.co.id