Dengan terus berkembangnya PT. Wijaya Karya Industri & Konstruksi mendorong Perusahaan untuk melakukan pengelolaan sumber daya manusia (SDM) sebagai aset Perusahaan (Human Capital). Penerapan manajemen human capital tentunya akan mendukung pencapaian visi Perseroan yaitu menjadi Perusahaan Engineering, Production, Installation (EPI) Baja dan Otomotif yang terpercaya serta ramah lingkungan.

Pelaksanaan aktivitas dan proses bisnis human capital ini senantiasa berlandaskan budaya dan nilai AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif), serta bertujuan untuk mendapatkan (attract), mengembangkan (develop), dan mempertahankan (retain) aset human capital WIKA IKON yang memiliki karakter “Self Motivated People” dalam bentuk perilaku mampu beradaptasi (adaptable), gigih (persistent), dan senantiasa ingin belajar dan mengembangkan diri (learner), serta memiliki keterikatan kerja dan loyalitas yang tinggi terhadap Perusahaan(employee engagement).

Penerapan manajemen human capital menjadi sangat penting karena keberadaan karyawan memberikan fungsi strategis bagi Perusahaan. Tentunya harus sejalan dengan pemenuhan kesejahteraan karyawan serta memberikan program pengembangan karyawan termasuk pendidikan dan pelatihan. Dalam penerapan manajemen human capital dimana karyawan merupakan aset Perusahaan maka pengelolaan karyawan dilakukan dengan menerapkan konsep rating. Menilai seseorang berarti mengakui seseorang sebagai manusia seutuhnya baik fisik maupun psikis. Penilaian seorang individu diyakini dapat menumbuhkan apresiasi, kebahagiaan, semangat kerja, dan rasa memiliki perusahaan sehingga pada akhirnya akan mendorong terciptanya kinerja yang unggul.