Author name: admin

Berita WIKAIKON

Direktur utama lakukan sidak ke proyek pekerjaan galian tanah

Bekasi – Untuk memastikan kelancaran dan kualitas proyek, Direktur Utama PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi (WIKAIKON) Sidiq Purnomo, melakukan kunjungan mendadak/sidak (management walkthrough) ke proyek pekerjaan galian tanah di Setu Kabupaten Bekasi, Jawa Barat (18/07). Dalam kunjungannya, Direktur Utama didampingi oleh manajer divisi peralatan dan mining serta tim proyek. Sidak ini bertujuan untuk memantau secara langsung progres pekerjaan, memastikan bahwa standar keselamatan kerja dipatuhi, dan mengevaluasi kualitas hasil kerja sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan. “Kami berkomitmen untuk memberikan hasil terbaik kepada klien kami. Sidak seperti ini penting untuk memastikan bahwa setiap aspek proyek berjalan sesuai dengan rencana dan standar yang telah ditetapkan,” ujar Sidiq Purnomo di sela-sela kunjungannya. Selama kunjungan, Direktur Utama berinteraksi dengan para pekerja proyek, mendengarkan masukan dan saran mereka, serta memberikan arahan langsung untuk perbaikan jika diperlukan. Beberapa temuan penting selama sidak ini antara lain: Direktur Utama juga menekankan pentingnya kolaborasi antar tim dan komunikasi yang efektif dalam menyelesaikan proyek dengan baik dan tepat waktu. “Kerja sama tim yang solid dan komunikasi yang baik adalah kunci keberhasilan proyek ini,” tambahnya. Sidak ini merupakan bagian dari komitmen WIKAIKON untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan kepuasan klien melalui pengawasan dan evaluasi rutin terhadap setiap proyek yang sedang berlangsung. President Director Inspection to Earthwork Project Japek II Selatan Bekasi – To ensure the smooth running and quality of the project, President Director of PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi (WIKAIKON) Sidiq Purnomo, made a surprise visit / walkthrough (management walkthrough) to the earthwork project in Setu, Bekasi Regency, West Java (07/18). During his visit, the President Director was accompanied by the equipment and mining division manager and the project team. The walkthrough aims to directly monitor the progress of the work, ensure that work safety standards are adhered to, and evaluate the quality of work results in accordance with predetermined specifications. “We are committed to delivering the best results to our clients. Sidaks like this are important to ensure that every aspect of the project is running according to the plans and standards that have been set,” said Sidiq Purnomo on the sidelines of his visit. During the visit, the President Director interacted with the project workers, listened to their inputs and suggestions, and provided directives for improvement where necessary. Some of the important findings during this inspection include: 1. Discipline and Work Readiness: The project team showed high discipline and good readiness in carrying out the tasks. 2. Adherence to Safety Standards: All workers complied with safety protocols by using full personal  protective equipment (PPE). 3. Work Progress: The project is progressing according to the set schedule, with some areas of work showing significant progress. The President Director also emphasized the importance of collaboration between teams and effective communication in completing the project well and on time. “Solid teamwork and good communication are the keys to the success of this project,” he added. This inspection is part of WIKAIKON’s commitment to continuously improve service quality and client satisfaction through regular monitoring and evaluation of each ongoing project. PT WIJAYA KARYA INDUSTRI & KONSTRUKSI Instagram : wikaindustrikonstruksi Tiktok: wikaindustrikonstruksi Youtube : WIKA Industri & Konstruksi Facebook : PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi Linkedin : PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi Contact Us: ——————– Corporate Secretary WIKA IKON  info@wikaikon.co.id

Berita WIKAIKON

Tingkatkan Kualitas dan Efisiensi melalui Audit Internal Standar ISO dan SMK3

Tingkatkan Kualitas dan Efisiensi melalui Audit Internal Standar ISO dan SMK3 Jakarta — PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi (WIKAIKON), sebuah perusahaan yang selalu berkomitmen terhadap kualitas, keselamatan, dan lingkungan kerja, telah memulai audit internal untuk menguji implementasi berbagai standar ISO serta Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3). Audit ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh unit kerja di perusahaan mematuhi standar internasional yang berlaku (05/07). 1. Menguji implementasi standar ISO 9001:2015, yang fokus pada sistem manajemen mutu. 2. Memastikan kepatuhan terhadap IATF 16949:2016, yang merupakan standar khusus untuk industri otomotif. 3. Memverifikasi penerapan ISO 45001:2018, yang mengatur sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja. 4. Menguji kesesuaian dengan ISO 14001:2015, yang berhubungan dengan sistem manajemen lingkungan. 5. Menilai implementasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) standar PP 50:2012 di seluruh unit kerja. Lingkup audit internal ini mencakup seluruh aktivitas di bagian-bagian yang menerapkan standar ISO 9001:2015, IATF 16949:2016, ISO 45001:2018, ISO 14001:2015, dan SMK3 standar PP 50:2012. Kegiatan ini untuk mengevaluasi efektivitas, efisiensi, dan kepatuhan terhadap prosedur serta kebijakan yang telah ditetapkan, sekaligus mengidentifikasi area yang memerlukan perbaikan atau penguatan. Audit internal ini dilakukan oleh tim auditor internal yang telah terlatih dan memiliki kompetensi dalam standar-standar tersebut. Hasil dari audit ini akan digunakan sebagai dasar untuk perbaikan berkelanjutan dan peningkatan kinerja perusahaan. “Audit internal ini adalah bagian dari komitmen kami untuk memastikan bahwa seluruh proses operasional di WIKAIKON berjalan sesuai dengan standar internasional yang berlaku. Dengan mengimplementasikan standar ISO dan SMK3, kami berharap dapat meningkatkan kualitas, keselamatan, dan efisiensi di seluruh unit kerja kami. Kami percaya bahwa langkah ini akan membawa perusahaan ke level yang lebih tinggi dalam hal tata kelola dan kinerja.” Ujar Sidiq Purnomo. Improve Quality and Efficiency through Internal Audit of ISO and SMK3 Standards Jakarta – PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi (WIKAIKON), a company that is always committed to quality, safety, and the work environment, has started an internal audit to test the implementation of various ISO standards and the Occupational Safety and Health Management System (SMK3). This audit aims to ensure that all work units in the company comply with applicable international standards (05/07). 1. Testing the implementation of the ISO 9001:2015 standard, which focuses on the quality management system. 2. Ensure compliance with IATF 16949:2016, which is a standard specific to the automotive industry. 3. Verified the implementation of ISO 45001:2018, which governs occupational safety and health management systems. 4. Tested compliance with ISO 14001:2015, which deals with environmental management systems. 5. Assess the implementation of the Occupational Safety and Health Management System (SMK3) standard PP 50:2012 in all work units. The scope of this internal audit covers all activities in the parts that implement ISO 9001:2015, IATF 16949:2016, ISO 45001:2018, ISO 14001:2015, and SMK3 standard PP 50:2012. This activity is to evaluate the effectiveness, efficiency, and compliance with established procedures and policies, while identifying areas that require improvement or strengthening. This internal audit is conducted by a team of internal auditors who have been trained and have competence in these standards. The results of this audit will be used as a basis for continuous improvement and enhancement of the company’s performance. “This internal audit is part of our commitment to ensure that all operational processes at WIKAIKON run in accordance with applicable international standards. By implementing ISO and SMK3 standards, we hope to improve quality, safety and efficiency in all our work units. We believe that this step will bring the company to a higher level in terms of governance and performance.” Said Sidiq Purnomo.   PT WIJAYA KARYA INDUSTRI & KONSTRUKSI Instagram : wikaindustrikonstruksi Tiktok: wikaindustrikonstruksi Youtube : WIKA Industri & Konstruksi Facebook : PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi Linkedin : PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi Contact Us: ——————– Corporate Secretary WIKA IKON  info@wikaikon.co.id

Berita WIKAIKON

Direksi WIKA Ikon kunjungi Pabrikasi Baja Majalengka, tinjau produksi produk baja

Direksi WIKAIKON Kunjungi Pabrikasi Baja Majalengka, Tinjau Produksi Produk Baja Majalengka, Direksi PT Wijaya Karya Industri &  Konstruksi (WIKAIKON) melakukan kunjungan pabrikasi baja di Majalengka, Jawa Barat.  Pada kesempatan ini Direksi WIKAIKON meninjau langsung proses produksi produk baja berkualitas tinggi yang dihasilkan oleh WIKAIKON sebagai bagian dari proses pengenalan Perusahaan (11/06). Dalam kunjungannya,  Jajaran direksi baru, Sidiq Purnomo Direktur Utama dan Adi Widyo Nughroho Direktur Teknik dan Operasi WIKAIKON  disambut oleh jajaran manajemen Pabrikasi Baja Majalengka. Kunjungan diawali dengan paparan dari Manajer Pabrik Pabrikasi Baja Majalengka dilanjutkan untuk berkeliling ke area pabrik dan melihat secara langsung proses produksi produk baja, mulai dari proses bahan baku (raw material) hingga menjadi produk baja jadi (finish product). Direktur Utama WIKA IKON, Sidiq Purnomo, mengungkapkan rasa bangganya atas kemajuan yang telah dicapai oleh Pabrikasi Baja Majalengka. “Kami sangat bangga dengan apa yang telah dicapai oleh Pabrikasi Baja Majalengka. Pabrik ini telah menjadi salah satu pabrik baja terdepan di Indonesia yang mampu menghasilkan produk baja berkualitas tinggi,” ujarnya. Dalam kesempatan yang sama, Sidiq Purnomo menambahkan “WIKAIKON telah berinvestasi dalam teknologi dan sumberdaya manusia untuk meningkatkan nilai perusahaan. “Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas produk baja dan melakukan transformasi bisnis melalui produk-produk unggulan, efisiensi dan sinergi antar BUMN dalam rangka target Lean, Fit dan Profit” tercapai tuturny Factory Visit Majalengka Steel Fabrication, Review Steel Product Production Majalengka, The Board of Directors of PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi (WIKAIKON) visited a steel fabrication in Majalengka, West Java.  On this occasion, the Board of Directors of WIKAIKON directly reviewed the production process of high quality steel products produced by WIKAIKON as part of the Company’s introduction process (11/06). During his visit, the new board of directors, Sidiq Purnomo, President Director and Adi Widyo Nughroho, Director of Engineering and Operations of WIKAIKON were welcomed by the management of Majalengka Steel Fabrication. The visit begins with a presentation from the Majalengka Steel Fabrication Plant Manager, followed by a tour of the factory area and a direct view of the steel product production process, starting from the raw material process (raw material) to become a finished steel product (finish product). President Director of WIKA IKON, Sidiq Purnomo, expressed his pride in the progress made by Majalengka Steel Fabrication. “We are very proud of what Majalengka Steel Fabrication has achieved. This plant has become one of the leading steel mills in Indonesia capable of producing high-quality steel products,” he said. On the same occasion, Sidiq Purnomo added “WIKAIKON has invested in technology and human resources to increase company value. “We are committed to continuously improving the quality of steel products and carrying out business transformation through superior products, efficiency and synergy between BUMN in the context of Lean, Fit and Profit targets,” he said. PT WIJAYA KARYA INDUSTRI & KONSTRUKSI Instagram : wikaindustrikonstruksi Tiktok: wikaindustrikonstruksi Youtube : WIKA Industri & Konstruksi Facebook : PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi Linkedin : PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi Contact Us: ——————– Corporate Secretary WIKA IKON  info@wikaikon.co.id

Berita WIKAIKON

Full Segment Terpasang pada Jembatan KA Elevated Simpang Tujuh Joglo

Surakarta, 24 November 2023 – PT Wijaya Karya Industri dan Konstruksi (WIKAIKON)  berhasil memasang lebih dari 3.000 ton rangka Baja. Instalasi rangka baja tersebut bagian dari proyek pembangunan jalur kereta api elevated antara Solo Balapan-Kadipiro KM 104 +700 S.D KM. 107+000 (Tahap 1). Proyek ini merupakan proyek  Jembatan  kereta api terpanjang di Indonesia dengan  panjang  270 meter dan bentang utama 130  meter.Direktur Utama WIKAIKON, Agus Pramono menyebutkan Jembatan kereta api ini akan menjadi sebuah icon kota Surakarta, sebuah kebanggaan WIKAIKON melalui anak bangsa memiliki kemampuan  menghasilkan proyek mega struktur dengan ciri khas dan kompleksitas yang sangat tinggi. Jembatan Kereta ini memiliki keunikan yaitu dimensi yang besar dan adanya sambungan pengelasan antar rangka jembatan. Proyek ini memiliki risiko dominan diketinggian dan keterbatasan area.    Diketahui pekerjaan dengan risiko dan kompleksitas tinggi ini dilakukan menggunakan crane dengan kapasitas angkat 275 ton. Selain itu, rangka utama jembatan KA Elevated Simpang Tujuh Joglo ini didesain tanpa baut sehingga bagian-bagian rangka harus disambung dengan pengelasan pada ketinggian hingga 40 meter dari permukaan tanah. WIKAIKON dapat memastikan tahapan Konstruksi aman dan presisi sesuai dengan perencanaan desain yang telah disepakatiDia menjelaskan pekerjaan pengelasan menjadi tantangan tersendiri pada proyek ini, sebab adanya berbagai posisi pengelasan pada pekerjaan rangka baja ini. Sehingga dibutuhkan Welder khusus yg bersetifikat 6G atau (All Position) untuk bisa mendapatkan hasil sambungan las yang sempurna. Keberhasilan proyek dengan zero accident adalah komitmen penuh WIKAIKON pada quality dan safety serta kolaborasi yang baik antara kontraktor pelaksana utama PT Wijaya Karya (Persero) Tbk dan PT Bhakti Karya Utama selaku maincon, konsultan PT Raya Konsult sebagai perencana desain, serta WIKAIKON selaku fabricator dan instalator. Semoga WIKAIKON dapat berkontribusi lebih banyak lagi untuk Infrastruktur di Indonesia.  tutup Agus.   PT WIJAYA KARYA INDUSTRI & KONSTRUKSI Instagram : wikaindustrikonstruksi Tiktok: wikaindustrikonstruksi Youtube : WIKA Industri & Konstruksi Facebook : PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi Linkedin : PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi Contact Us: ——————– Corporate Secretary WIKA IKON  info@wikaikon.co.id

Berita WIKAIKON

Steel box girder merah putih flyover aloha

Sidoarjo, 26 September 2023 – PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi (WIKAIKON) selaku Perusahaan Engineering, Production & Instalation (EPI) anak Perusahaan dari  PT Wijaya Karya (Persero) Tbk  telah berhasil memasang Steel Box Girder Merah Putih pada Flyover Aloha di Sidoarjo, Jawa Timur. Pada pekerjaan Erection ini, telah terpasang 10 Box Girder 2 segmen sejak tanggal 23 September 2023. Steel Box Girder pada Proyek ini diproduksi dalam waktu 2 bulan di Pabrikasi Baja Majalengka dan kemudian dikirimkan ke Sidoarjo. Kelebihan penggunaan Stell Box Girder sendiri secara visual lebih bagus dengan komposisi warna, Go Green, dimensi struktural bawah lebih optimal, kapasitas penggunaan alat angkat yang lebih efisien, proses lifting lebih cepat dan membutuhkan area kerja yang lebih sedikit. Proyek ini memiliki tantangan  dengan jenis curve bridge (radius) dimana membutuhkan keakuratan dalam proses fabrikasi dan instalasi. Untuk mendapatkan hasil fabrikasi yang sesuai dengan desain, WIKAIKON  melakukan full trial assembly di Pabrik majalengka dan hasilnya adalah Steel Box Girder yang telah di-ground-assembly di lapangan sesuai dengan perencanaan desain, tanpa membutuhkan perbaikan pada komponen girder dan baut. Disamping itu, WIKAIKON melakukan analisa Construction Engineering Services (CES) untuk mengevaluasi tahapan urutan pekerjaan dan perubahan perilaku struktur pada fase konstruksi install jembatan (stagging analysis for installation),  memastikan tidak terjadinya uplift dan terpenuhinya stabilitas pada setiap tahapan konstruksi sehingga aman dan presisi sesuai dengan perencanaan desain. Direktur Utama WIKAIKON, Agus Pramono menyebutkan pada Proyek ini juga menggunakan temporary support shoring yang kebutuhannya telah dianalisa oleh tim engineering WIKAIKON. Proses erection pada pilar 7A dan pilar 8A  WIKAIKON menekankan penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)  dengan standard K3  yang tinggi dan selalu menjadi fokus pada pengerjaan proyek. Flyover Aloha sendiri dibangun oleh Kementerian PUPR untuk menghubungkan berbagai wilayah di Sidoarjo dan menjadi jalur vital bagi lalu lintas harian. Dengan selesainya proses fabrikasi dan instalasi sesuai target quality dan waktu, proyek ini menambah daftar kesuksesan WIKAIKON dalam mendukung pembangunan infrastruktur Nasional, setelah Proyek Jembatan Palang Joglo, Proyek Tol Cisundawu dan lainnya tutup Agus Pramono Direktur Utama. PT WIJAYA KARYA INDUSTRI & KONSTRUKSI Instagram : wikaindustrikonstruksi Tiktok: wikaindustrikonstruksi Youtube : WIKA Industri & Konstruksi Facebook : PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi Linkedin : PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi Contact Us: ——————– Corporate Secretary WIKA IKON  info@wikaikon.co.id

Berita WIKAIKON

Rangka Baja seberat 1560 Ton Terpasang di Jembatan KA Elevated Palang Joglo

Rangka Baja seberat 1560 Ton Terpasang di Jembatan KA Elevated Palang Joglo   Jakarta, 28 Juli 2023 – PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi (WIKAIKON) selaku pelaksana PengadaanMaterial, Pabrikasi dan Instalasi Jembatan Rangka Baja Rangka Baja pada Proyek Pembangunan Jalur KAElevated antara Solo Balapan – Kadipiro KM 104 +700 S.D KM. 107+000 (Tahap 1) menorehkan pencapaianterbaru.Lifting Jembatan Rangka Baja berwarna traffic red dengan tinggi 40 meter ini telah berhasil dilakukan. Pekerjaan dengan risiko dan kompleksitas tinggi ini dilakukan menggunakan crane dengan kapasitas angkat 275 Ton, di tengah tantangan keterbatasan ruang. Keberhasilan ini menurut Direktur Utama WIKAIKON, Agus Pramono menjadi bukti komitmen WIKAIKONuntuk menjaga progress pekerjaan sesuai dengan target yang diberikan oleh pemberi kerja dan tetap memperhatikan safety excellence.Selain itu, Rangka Utama Jembatan KA Elevated Simpang Tujuh Joglo ini didesain tanpa baut. maka bagian bagian Rangka harus disambung dengan pengelasan pada ketinggian hingga 40 meter dari permukaan tanah. Pekerjaan pengelasan menjadi tantangan tersendiri pada proyek ini, sebab adanya berbagai posisi pengelasan pada pekerjaan rangka baja ini sehingga dibutuhkan Welder khusus yg bersetifikat 6G atau (AllPosition) untuk dapat mendapatkan hasil sambungan las yang sempurna dan untuk menjaga mutu pekerjaan WIKAIKON melakukan 100% Ultrasonic Test untuk setiap sambungan Pipa.   “Proyek Palang Joglo merupakan kolaborasi yang baik antara kontraktor pelaksana utama PT Wijaya Karya (Persero) Tbk dan PT Bhakti Karya Utama selaku maincon, konsultan PT. Raya Konsult sebagai perencana desain, serta WIKAIKON selaku fabricator dan instalator, dimana engineering WIKAIKON melakukan analisa Construction Engineering Services untuk mengevaluasi tahapan urutan pekerjaan dan perubahan perilaku struktur pada fase konstruksi install jembatan (stagging analysis for installation), memastikan setiap tahapan konstruksi aman dan presisi sesuai dengan perencanaan desain”, ujar Direktur Utama WIKAIKON, Agus Pramono. Warna merah pada tiang baja sendiri memiliki filosofi dengan menunjukan keberanian, menggabungkanelemen-elemen tradisional dan modern dalam desainnya. Estetika khas Joglo Jawa yang terkenal telah dijaga dengan mempertahankan atap khas Joglo, dengan sentuhan elemen baja yang elegan dan minimalis. Hasilnya adalah sebuah karya arsitektur yang memadukan keindahan dan fungsionalitas yang sempurna.“Keberhasilan ini merupakan kerjasama dan keberanian bersama dalam kolaborasi. Kami optimis akandapat menghadirkan lebih banyak lagi pembangunan yang mengedepankan aspek keberlanjutan.  Melalui kontribusi Pekerjaan, PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi mendapatkan pengalaman melaksanakan pekerjaan untuk menghadirkan wajah baru yang iconic di Solo untuk pengembangan infrastruktur”, tutupAgus Pramono.   PT WIJAYA KARYA INDUSTRI & KONSTRUKSI Instagram : wikaindustrikonstruksi Tiktok: wikaindustrikonstruksi Youtube : WIKA Industri & Konstruksi Facebook : PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi Linkedin : PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi Contact Us: ——————– Corporate Secretary WIKA IKON  info@wikaikon.co.id

Berita WIKAIKON

Press release WIKA Ikon berkolaborasi dengan IBC dorong percepatan ekosistem sepeda motor listrik

WIKAIKON Berkolaborasi Dengan IBC Dorong Percepatan Ekosistem Sepeda Motor Listrik JAKARTA – Indonesia Battery Corporation (IBC) telah mengambilalih sebagian kepemilikan saham PT Wijaya Karya Industri dan Konstruksi (WIKAIKON) di PT Wika Industri Manufaktur (WIMA) sebagai produsen dari motor listrik Gesits. Diharapkan kolaborasi WIKON dan IBC dapat mendorong percepatan ekosistem kendaraan listrik roda dua di Indonesia sekaligus mendukung program pemerintah dalam percepatan atas Komitmen dalam mencapai net zero emission di 2060. Nantinya, TKDN Gesits yang sekarang sudah mencapai 47 persen dapat dinaikkan menjadi 60 persen dengan didukung kapabilitas perakitan baterai kendaraan listrik dalam negeri yang terintegrasi oleh IBC PT WIJAYA KARYA INDUSTRI & KONSTRUKSI Instagram : wikaindustrikonstruksi Tiktok: wikaindustrikonstruksi Youtube : WIKA Industri & Konstruksi Facebook : PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi Linkedin : PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi Contact Us: ——————– Corporate Secretary WIKA IKON  info@wikaikon.co.id

Berita WIKAIKON

WIKON – Matiere gelar produksi perdana girder Unibridge untuk ekspor ke Filipina

  PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi (WIKON) melaksanakan produksi perdana Girder Unibridge Matiere di pabrik baja WIKON di Balaraja, Banten, Rabu (24/4). Produksi ini berlangsung sejalan dengan penandatangan Supply Purchase Agreement of Girder Unibrigde for Balitawak Philippine Project antara WIKON dan Matiere oleh Direktur Utama WIKON Koko Cahyo Kuncoro dengan Headquarter Deputy Director of South East Asia Matiere Paul Antoine Nicolaudie. Produksi perdana ini turut disaksikan oleh M Jean-Charles Berthonnet, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR Sugiyartanto, Direktur WIKA Agung Budi Waskito, bersama jajaran Komisaris dan Direksi WIKON. Proyek Balitawak Philippine Project akan menjadi proyek kedua kerjasama WIKA dan Matiere setelah Proyek Strategis Nasional Flyover Teluk Lamong di Jawa Timur. Kerjasama ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan kesepakatan pembangunan jalan dan jembatan kerangka baja antara WIKA, selaku induk dari WIKON dan Matiere di Jakarta, pada 29 Maret 2017 lalu, di hadapan Presiden Perancis kala itu, François Hollande. Pada saat meninjau proses produksi perdana, Menteri Basuki menyatakan dukungan penuhnya terhadap kerjasama yang terjalin antara WIKON dengan Matiere. Beliau berharap WIKA sebagai Induk Usaha mampu mengimplementasi dan mendorong terciptanya teknologi – teknologi baru dalam pembangunan infrastruktur. “Kita berharap kerjasama ini tidak hanya sebatas transfer knowledge saja, karena saya yakin WIKA juga memiliki kemampuan dan teknologi yang bisa diimpor dan di ekspansi keluar negeri,” tutupnya. Lebih lanjut, delegasi Perancis bersama Kementerian PUPR, dan Kementerian BUMN kemudian meninjau pada lokasi Fabrikasi Box Girder yang diperuntukkan bagi Proyek Tol Kunciran yang dilanjutkan ke lokasi Fabrikasi Box Girder Unibridge dan Rotator yang diikuti dengan Demo Welding Carried dan Demo Erection Jembatan. Lokasi terakhir yang dikunjungi adalah meninjau proses Demo Reamer Machine. Teknologi yang dikerjasamakan antara WIKON dengan Matiere Perancis akan mulai dipasarkan di Indonesia karena faktor efisien dan instalasi yang jauh lebih cepat sehingga mengurangi gangguan terhadap lalulintas secara signifikan. WIKON telah menambah kapasitas produksi dimana produk Matiere ini salah satu produk yang dapat dilayani selain box girder konvensional dan juga mampu melayani struktur bangunan gedung dan bangunan industri serta produk baja lainnya termasuk penanganan pipa.  

Berita WIKAIKON

Ridwan kamil meninjau proses produksi sepeda motor gesits

Gubenur Jawa Barat (JABAR) Ridwan Kamil didampingi oleh Direktur Keuangan PT Migas Hulu Jabar Punjul Prabowo, dan Direktur Utama PT Energi Negeri Mandiri Rully beserta jajarannya,melakukan kunjungan ke Pabrik PT WIKA Industri Manufaktur (WIMA) produsen Motor Listrik GESITS di Kawasan Industri WIKA (KIW) Cileungsi, Bogor–Jawa Barat pada hari Selasa (27/4/). Direksi WIMA dan Direksi PT WIKA Industri & Konstruksi (WIKA IKON) menyambut baik kunjungan Ridwan Kamil beserta jajaran untuk meninjau Proses Produksi Motor Listrik GESITS. Direktur Operasi PT Wika Industri & Konstruksi, Eka Santoso dalam sambutan menyampaikan kedatangan Ridwan Kamil dan jajaran menjadikan energi & semangat yang luar biasa bagi WIMA. Direktur Utama WIMA, Muhammad Samyarto, mengungkapkan Produk Motor Listrik GESITS ini telah menggunakan komponen – komponen dalam negeri sebesar 85% sehingga untuk ketersedian Spare Part cukup terjamin dengan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) sebesar 46,73%. Samyarto menambahkan bahwa WIMA berupaya melakukan program Pengembangan jaringan charging perkotaan dalam mendukung konversi dari kendaraan bermotor fosil ke basis listrik. Pada kesempatan hari ini WIMA siap mendukung pemerintah dalam memproduksi sepeda motor listrik, tidak hanya memasarkan melalui jaringan purna jual dan suku cadang untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pengguna GESITS. Sambutan positif pun disampaikan Gubenur Jawa Barat Ridwan Kamil, kunjungan ini merupakan bagian dari Apresiasinya bahwa Jawa Barat menjadi wilayah untuk infrastruktur dan Produksi Motor Listrik. Motor Listrik ini mendukung upaya konvervasi energi karena produk ini ramah lingkungan tidak berbasis bahan bakar fosil. Pada kesempatan ini juga Ridwan Kamil menyampaikan Motor GESITS sudah mencapai hasil review yang bagus, jika dibandingkan motor listrik lain di Indonesia pungkasnya. Harapannya harus tetap melakukan evaluasi untuk disempurnakan, sehingga tidak ada komplain dari segi kualitas, secara proses produksi baik di WIMA dan WIKA IKON sudah mengadaptasi Budaya Manufaktur Jepang dan itu bagus. Sekarang tantangannya adalah menciptakan desain motor listrik yang dapat menjangkau ke berbagai segmen konsumen dengan pilihan model yang beragam, tidak hanya tipe motor bebek tetapi ada tipe seperti urban, adventure atau lainnya. Lebih lanjut Ridwan Kamil menambahkan GESITS ini cocok sebagai pilihan untuk mengalihkan kendaraan konvensional ke kendaraan listrik. Program mengalihkan kendaraan operasional kedinasan ke kendaraan listrik hal tersebut menghemat pengeluaran anggaran biaya BBM hingga satu per limanya. Harapan beliau agar penggunaan sepeda motor listrik meningkat terutama di wilayah Provinsi Jawa Barat sebesar 30% ditahun 2030. Iya menutup pembicaraan meyakini Insinyur-insinyur WIKA Group mampu menjawab tantangannya tidak hanya menciptakan Motor Listrik tapi Kompor Listrik dengan watt rendah atau lainnya untuk menjaga lingkungan tetap hijau dan asri.Public RelationsSekretariat PerusahaanPT WIKA Industri & KonstruksiFacebook : wika_industrikonstruksi Instagram : wikaindustrikonstruksiYoutube : wika_industrikonstruksiLinkedin : PT WIKA Industri & KonstruksiTiktok : wikaindustrikonstruksi

Berita WIKAIKON

Wika ikon bersama PT JPPI, menjalin sinergitas antar anak perusahaan BUMN

Tangerang – Menindaklanjuti kunjungan PT Pelindo II ke Pabrik Fabrikasi Baja Majalengka dalam rangka penjajakan kerjasama terkait produksi peralatan bongkar muat di pelabuhan-pelabuhan milik PT Pelindo II, PT Jasa Peralatan Pelabuhan Indonesia (PT JPPI) yang merupakan anak perusahaan dari PT Pelindo II berkunjung ke Pabrik Fabrikasi Baja Tangerang milik WIKA IKON (18/09). Turut hadir dalam kunjungan tersebut adalah Direktur Eksekutif PT JPPI Bapak Herry Purwono dan disambut oleh Direktur Operasi PT WIKA IKON Bapak Hermawan Dhewayanto, Direktur Produksi Bapak Cholis Prihanto, Tim Manajemen dan Tim Pabrik Fabrikasi Baja Tangerang. Acara yang dimulai dengan safety induction tersebut dilanjutkan dengan pemaparan terkait profil pabrik dan progress pekerjaan yang sedang berlangsung di pabrik. Kemudian dilanjutkan dengan Factory Visit serta diskusi terkait tindak lanjut kerjasama antar dua anak perusahaan BUMN ini. Bapak Herry sangat antusias selama melaksanakan factory visit. Ia mengatakan bahwa “WIKA IKON memiliki fasilitas mesin dan pengalaman yang sangat mencukupi untuk dapat bekerjasama dengan PT JPPI dalam memproduksi alat-alat berat di Pelabuhan yang dikelola oleh PT Pelindo II,”jelas Herry.“SInergi antar anak perusahaan BUMN ini akan menjadi sinergitas yang sangat baik saat ini untuk memajukan Pelabuhan di Indonesia,”tutup Herry. Pabrik Fabrikasi Baja Tangerang adalah salah satu pabrik fabrikasi baja milik WIKA IKON yang memiliki luas 58.000 m2 dan dilengkapi dengan 11 jalur produksi. Pabrik yang berkapasitas mencapai 37.500 ton/tahun ini sudah memproduksi banyak produk unggulan salah satunya Jembatan Modular Unibridge yang sudah diekspor ke luar negeri.